Senin, 17 Mei 2010

Cermat Memilih Botol Susu Bayi!



BAGI bayi yang minum susu formula, peranan si Botol Susu beserta dot-nya tentu sangat besar. Berilah botol susu dan dot yang sesuai dengan kebutuhan buah hati Anda.

Nah, agar Moms tak bingung memilih, hal-hal di bawah ini bisa dijadikan bahan pertimbangan! Berikut ulasan dr Rusmala Deviani SpA, dari RS Setia Mitra, Jakarta Selatan. Sesuaikan ukurannyaDi pasaran terdapat berbagai ukuran botol, yang biasanya menyatu dengan dot. Botol kecil berukuran 30-50 ml, botol sedang berukuran 120 ml dan ukuran besar di atas 200 ml. Sesuaikan botol dengan banyaknya kebutuhan asupan susu si kecil setiap harinya.Aman bagi kesehatan

Botol yang terbuat dari bahan gelas lebih awet, tahan lama dan proses sterilisasinya mudah. Hanya saja, botol ini cukup berat hingga kurang nyaman digunakan dan mudah pecah. Berbeda dengan botol plastik, botol ini lebih tahan lama. Bayi pun aman memegang botolnya sendiri.Hindari botol dengan banyak gambar

Sebab, gambar-gambar itu berisiko terkelupas saat disterilisasi dalam air mendidih. Sedangkan botol dengan aksesori, seperti kepala boneka atau mainan boleh saja dijadikan pilihan, selama tak menyulitkan proses sterilisasi atau pemberian susu kepada bayi.Memiliki regulator antisedak

Untuk bayi berusia 0-3 bulan, dapat menggunakan botol susu yang dilengkapi dengan regulator. Regulator merupakan alat yang berfungsi untuk mengatur aliran susu sesuai dengan irama isapan bayi. Dengan menggunakan regulator maka susu dari botol susu tidak akan mengalir bila tidak dihisap sehingga susu tidak mudah tumpah dan hal ini menghindari bayi tersedak. Dengan regulator maka dapat dihindari dot mengempis secara tiba-tiba dan terhisapnya udara oleh bayi yang dapat membuat bayi menjadi kembung. Sekat ini juga berguna untuk menahan aliran susu jika botol miring/terbalik. Jadi, saat bepergian di mana kita sering menyimpan botol dalam tas, tak ada kekhawatiran lagi air susu akan tumpah.

Botol susu dengan pegangan

Botol Susu jenis ini diperuntukkan bagi bayi usia 6 bulan ke atas. Pada masa tersebut, berilah kesempatan pada si kecil untuk memegang botolnya sendiri. Dengan begitu, selain menikmati susu, kemampuan motoriknya juga akan terlatih.Ukuran dot

Ukuran dot umumnya disesuaikan dengan ukuran mulut bayi. Untuk bayi kecil, berikan dot berukuran kecil dengan lubang yang kecil pula. Demikian juga dengan bayi yang memiliki tubuh sedang dan besar. Ukuran dot yang tidak sesuai bisa membuat bayi tersedak dan mengganggu pernapasan. Misal, bayi kecil diberi dot besar. Atau, bayi besar diberi dot kecil, maka dia akan cepat lelah karena kemampuan isapnya sangat kuat sementara volume air susu yang keluar amat sedikit.

Silikon atau Lateks?

Saat ini terdapat dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon (umumnya berwarna putih) dan lateks (berwarna kuning). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.

Nah, untuk memilih dot dengan bahan yang mana, kenali dulu refleks isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika refleks isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.

newsains.staf.portalump.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Membangun Jiwa Bisnis Agar Sukses


Saat Anda menjalankan sebuah bisnis sampingan, bisa dibilang Anda adalah seorang pengusaha. Pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses? Saya yakin Anda akan menjawab ya. Siapa yang tidak ingin berhasil? Namun banyak orang hanya ingin mencapai kesuksesan tanpa memahami harga yang harus dibayar untuk mencapainya.

Kenyataannya, tidaklah mudah menjadi seorang pengusaha yang berhasil dalam bisnis. Ada banyak tantangan yang harus Anda lalui untuk mencapainya. Ada kalanya bisnis sampingan Anda tidak mencapai hasil yang Anda harapkan. Atau mungkin muncul saingan yang dapat memberikan produk lebih baik atau harga lebih murah. Belum lagi masalah dengan pelanggan atau supplier Anda.

Oleh karena itu, satu hal yang sangat penting adalah membangun jiwa bisnis seorang pengusaha sukses. Anda perlu memiliki sikap mental yang benar bila Anda ingin mencapai keberhasilan. Di sini kita akan membahas dua sikap mental yang perlu dibangun.

Pertama, Anda perlu memiliki sikap ulet. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan. Bila Anda ingin berhasil, mau tidak mau Anda harus bekerja keras, bahkan mungkin bekerja lebih keras daripada saat Anda menjadi karyawan. Sebagian orang tidak ingin bekerja keras seperti ini. Mereka ingin mencapai keberhasilan tanpa perlu bersusah payah. Jangan terjebak dalam kesalahan ini. Hal ini akan membuat Anda cepat menyerah sehingga bisnis sampingan apapun yang Anda jalankan akan menemui kegagalan.

Kedua, Anda perlu memiliki kebiasaan berpikir positif. Ada kalanya Anda tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan, bahkan sekalipun Anda sudah bekerja keras. Di saat-saat seperti itu, kemampuan untuk berpikir positif sangatlah penting. Bila Anda berpikir negatif, mungkin Anda akan meragukan kemampuan Anda sendiri dan mengucapkan hal-hal yang meruntuhkan semangat. Namun bila Anda berpikir positif, Anda akan selalu berpikir bahwa di balik hal yang buruk pasti ada hal positif yang dapat dipetik. Dengan demikian semangat Anda tidak akan runtuh. Anda juga dapat maju menghadapi setiap tantangan yang ada dengan kepala tegak.

Memiliki kedua sikap mental ini sangat penting untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan dan sikap mental Andalah yang paling menentukan apakah Anda akan berhasil atau tidak.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Bisnis Sampingan dan Pengelolaan Keuangannya


Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru. Atau mereka menghabiskan banyak uang untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat. Dengan demikian Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keadaan keuangan pribadi Anda.

Kedua, pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan. Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

Ketiga, pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat. Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

Keempat, kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif. Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut Anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan saat menjalankan bisnis sampingan yang Anda pilih. Manajemen keuangan pribadi yang efektif berperan besar untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Pentingnya Perencanaan dalam Bisnis Anda


Sebelum memulai bisnis sampingan Anda, sangatlah penting untuk memiliki perencanaan bisnis yang baik. Mengapa? Sebab Anda perlu mengetahui apakah peluang usaha yang sedang Anda incar itu memang berpotensi untuk memberikan keuntungan atau tidak. Bila ternyata tidak, tentu tidak ada gunanya Anda mencurahkan tenaga, pikiran, dan bahkan uang untuk usaha tersebut.

Di samping itu, perencanaan bisnis juga penting untuk membantu Anda mengenali berbagai aspek dari bisnis tersebut. Apakah ada hal-hal tertentu yang tidak Anda antisipasi? Apakah ada masalah yang sebelumnya tidak Anda ketahui? Perencanaan yang baik dapat membantu Anda untuk mengatasi semua ini.

Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Berapa modal yang Anda butuhkan? Untuk dapat menjawab pertanyaan ini, carilah informasi selengkap mungkin tentang apa-apa saja yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis. Akan sangat membantu jika Anda kenal seseorang yang sudah menjalankan usaha serupa. Selanjutnya, Anda perlu memperkirakan biaya yang perlu dikeluarkan untuk hal-hal yang telah Anda daftarkan di atas. Berhati-hatilah dalam tahap ini agar tidak ada yang terlewatkan. Mengetahui jumlah modal yang Anda butuhkan sangatlah penting untuk memperkirakan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk balik modal (break even).

Selanjutnya, lakukan perhitungan tentang biaya operasional yang akan dibutuhkan. Berapa jumlah pegawai yang akan Anda pekerjakan? Berapa kira-kira gaji mereka? Lalu bahan baku apakah yang Anda butuhkan membuat produk Anda? Bagaimana dengan biaya untuk sewa tempat usaha?

Setelah menyelesaikan perhitungan modal dan biaya operasional, Anda perlu menghitung perkiraan pendapatan yang akan Anda peroleh. Berapa harga produk atau jasa yang akan Anda tawarkan? Lakukanlah survei terlebih dahulu terhadap produk atau jasa sejenis agar Anda memiliki perkiraan yang tepat. Berikutnya, perkirakan jumlah penjualan yang kira-kira dapat Anda capai. Di tahap ini sebaiknya Anda berhati-hati agar tidak terlalu optimis. Kesalahan banyak orang dalam tahap ini adalah mereka membuat asumsi yang terlalu optimis sehingga mereka akan berkecil hati saat menemukan kenyataan yang sebaliknya di lapangan.

Dari semua perhitungan di atas, Anda akan dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dan mencapai keuntungan. Pada titik ini Anda dapat melihat apakah usaha tersebut memiliki prospek yang baik atau tidak. Bila prospeknya baik, Anda dapat terus menjalankan usaha tersebut. Namun bila tidak, Anda sebaiknya berhenti dan mencari peluang usaha yang lain.

Dengan adanya perencanaan bisnis yang baik, Anda akan dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Anda akan dapat memusatkan energi Anda pada bisnis sampingan yang memang menjanjikan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Memulai Bisnis dengan Modal Kecil


Sebuah kendala yang umum dalam memulai bisnis sampingan adalah modal. Mungkin Anda mendapati banyak peluang bisnis yang menjanjikan, namun keterbatasan modal memaksa Anda untuk membiarkannya lewat begitu saja. Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Ada beberapa alternatif yang dapat Anda tempuh. Yang pertama adalah mencari investor. Untuk ini, Anda biasanya perlu membuat proposal bisnis kecuali kalau investor tersebut adalah keluarga atau teman dekat Anda. Jalan ini baik untuk ditempuh jika usaha yang hendak Anda rintis membutuhkan modal besar. Namun karena menggunakan modal dari orang lain, ada baiknya Anda berhati-hati. Jangan asal mengambil peluang usaha. Pastikan bahwa Anda mengerti seluk-beluk usaha itu dan berbagai kendalanya. Jangan sampai Anda meminjam modal yang cukup besar dari orang lain namun Anda akhirnya gagal karena kurang persiapan.

Alternatif kedua yang dapat ditempuh adalah mencari peluang bisnis yang hanya membutuhkan modal kecil. Dalam hal ini, Multilevel Marketing (MLM) adalah sebuah alternatif yang menjanjikan. Mengapa? Sebab berbagai MLM yang ada biasanya hanya membutuhkan modal kecil. Sebuah MLM yang cukup terkenal, misalnya, hanya membutuhkan investasi kurang dari 50 ribu rupiah untuk mengikutinya. MLM juga cocok dijalankan sebagai usaha sampingan karena ia tidak membutuhkan waktu sehari penuh.

Untuk alternatif MLM ini, Anda perlu berhati-hati dalam memilih. Jangan sampai Anda terjebak dalam bisnis berkedok MLM yang ternyata menipu. Banyak bisnis MLM yang tidak lebih dari sebuah skema piramida untuk mencari "korban" sebanyak-banyaknya. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa MLM tersebut memiliki produk yang jelas dan dibutuhkan orang. Jangan sampai bisnis tersebut hanya mengandalkan pemasukan dari iuran anggota baru.

Untuk alternatif bisnis dengan modal kecil, bisnis Internet juga bisa menjadi pilihan. Banyak orang yang telah berhasil membangung bisnis Internet yang menguntungkan. Satu keuntungan dari bisnis Internet adalah kemungkinan mendapatkan passive income. Sekali bisnis Anda jalan, Anda dapat terus menerima pemasukan tanpa perlu bekerja keras lagi. Namun tentu saja, Anda harus bekerja keras saat membangun di awal.

Manakah di antara alternatif tersebut yang sebaiknya Anda pilih? Ya, semuanya tergantung situati dan pertimbangan Anda. Namun satu hal yang pasti, jangan biarkan keterbatasan modal menghalangi Anda untuk membangun sebuah usaha atau bisnis sampingan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Tips Melihat Peluang Bisnis Sampingan


Lalu bagaimana cara mencari peluang bisnis sampingan yang tepat? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda tempuh:

1. Membaca buku. Ada banyak buku tentang usaha sampingan yang dapat memberikan ide untuk Anda. Tidak hanya ide, buku-buku tersebut juga memaparkan secara cukup rinci tentang modal yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan untuk merintis suatu bisnis. Dengan membaca buku-buku tersebut Anda dapat memperoleh gambaran tentang berbagai peluang yang ada sehingga Anda dapat menemukan peluang yang paling sesuai untuk Anda.

2. Membaca majalah dan koran. Selain buku, majalah dan koran juga dapat menjadi sumber informasi. Majalah dan koran yang khusus membahas tentang bisnis tentunya akan memberikan Anda lebih banyak informasi daripada majalah dan koran yang bersifat umum.

3. Referensi teman dan keluarga. Banyak orang yang menemukan peluang yang bagus dengan cara ini. Mengapa? Sebab teman dan keluarga Anda adalah orang-orang yang dekat dengan Anda sehingga nasihat mereka dapat Anda percayai. Mereka tentunya juga tidak akan memberikan nasihat yang buruk. Di samping itu, Anda dapat bertanya langsung akan pengalaman bisnis mereka sehingga Anda dapat memperoleh pelajaran yang berharga dan tidak perlu mengulang kesalahan yang mungkin pernah mereka buat. Hal ini tidak dapat Anda lakukan dengan buku, majalah ataupun koran yang bersifat satu arah.

4. Mengamati kebutuhan orang-orang di sekitar Anda. Apakah ada suatu kebutuhan di lingkungan Anda yang belum terjawab dengan baik? Bila jawabannya ya maka itu adalah peluang usaha yang potensial untuk Anda. Tentunya Anda harus melihat lagi apakah Anda memiliki kemampuan untuk memberikan solusi yang dibutuhkan, tapi setidaknya Anda memiliki gambaran tentang apa yang dibutuhkan orang-orang. Anda juga dapat melihat pengalaman Anda sendiri. Apakah ada sesuatu yang menurut Anda sulit dilakukan atau merepotkan? Bukan tidak mungkin hal itu bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Setelah menemukan peluang bisnis sampingan yang tepat, carilah informasi secukupnya dan mulailah melangkah. Dengan ketekunan Anda akan berhasil mencapai impian Anda.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Keuntungan Bisnis Sampingan


Berikut ini beberapa keuntungan yang dapat Anda peroleh dari bisnis sampingan:

1. Menambah penghasilan. Dengan adanya usaha sampingan, penghasilan Anda tidak hanya berasal dari gaji. Selain pendapatan Anda meningkat, Anda juga dapat memiliki cadangan penghasilan seandainya Anda kehilangan pekerjaan. Anda jadi tidak perlu bingung seperti kebanyakan orang lain bila hal itu terjadi karena Anda telah memiliki sumber penghasilan yang lain.

2. Tidak perlu meninggalkan pekerjaan yang sudah ada. Ini mungkin merupakan keuntungan terbesar dari membangun sebuah bisnis sampingan. Apabila Anda sekarang bekerja sebagai karyawan, Anda tidak perlu meninggalkan pekerjaan Anda yang sekarang. Anda dapat tetap bekerja seperti biasa sembari membangun bisnis Anda sendiri. Menarik bukan? Dengan demikian Anda tidak perlu kehilangan penghasilan hanya karena Anda ingin memiliki bisnis sendiri.

3. Risiko lebih kecil. Meneruskan poin sebelumnya, karena Anda dapat tetap memiliki penghasilan maka risiko yang Anda tanggung lebih kecil. Bayangkan jika Anda harus keluar dari pekerjaan untuk membangun bisnis. Penghasilan Anda tiba-tiba turun menjadi nol padahal pengeluaran Anda dan keluarga setiap bulan jalan terus. Risikonya besar baik bagi Anda maupun keluarga Anda. Dengan menjalankan sebuah usaha sampingan Anda tidak perlu kuatir akan hal itu.

4. Ada waktu yang cukup untuk membangun bisnis. Karena penghasilan dari pekerjaan Anda jalan terus, Anda memiliki waktu yang cukup untuk membangun bisnis Anda. Anda tidak perlu buru-buru karena penghasilan dari pekerjaan yang sudah ada dapat mencukupi kebutuhan Anda dan keluarga. Dengan demikian Anda dapat membangun bisnis yang kuat yang dapat menopang kehidupan Anda dan keluarga untuk jangka waktu yang lama.

5. Modal yang dibutuhkan lebih kecil. Memang ada berbagai jenis bisnis yang dapat Anda pilih, tapi secara umum peluang-peluang untuk bisnis sampingan membutuhkan modal yang relatif kecil. Hal ini tentunya menarik bagi sebagian besar karyawan yang tidak memiliki akses ke modal yang besar.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris