Dalam membuat baju wanita
tentu anda perlu membuat polanya terlebih dahulu sebelum di jahit agar
bisa jadi baju yang ukurannya pas saat di gunakan bagaimana cara
membuatnya simak tips berikut:
* Sediakan metline (pita ukur), 2
atau tiga tali untuk di gunakan mengikat( menentukan mana pinggang dan
pinggul), pensil dan kertas
* Sebelum mulai mengukur ikat bagian pingang dan pinggul dengan tali yang sudah disediakan.
1. Mengukur Lingkar dada/badan
Ukur melingkar melewati dada terbesar melingkar ke punggung lewat
pertengahan dada dalam posisi pas kemudian di tambahkan 4cm atau di
tambahkan 4 jari saat mengukur.
2. Mengukur leher
Mengukurnya dari leher terbesar di mulai dari lekuk leher melingkar ke
belakang melewati tulang leher kembali ke depan di lekuk leher di
longgarin 1 cm
3. Mengukur lebar bahu
Diukur dari bahu paling tinggi hingga bahu terendah sampai di batas tulang.
4. Mengukur Tinggi dada
Diukur dari lekuk leher hingga ke pertengahan dada ( jarak dadanya di ukur dari dada kiri ke dada kanan)
5. Mengukur Lebar Dada
Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian depan
6. Mengukur panjang punggung
Mengukurnya dari tulang kuduk/leher turun sampai batas ikat pinggang bagian belakang.
7. Mengukur Lingkar Pinggang
Di ukur dari pinggang terkecil ( biasanya dari pusar) melingkar di tambahkan satu jari untuk kelonggaran.
8. Mengukur Lebar Punggung
Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian belakang.
9. Mengukur Tinggi Panggul
Diukur dari samping mulai dari pinggang ke panggul terbesar.
10. Mengukur Lingkar Panggul
Melingkari panggul terbesar di batas tinggi panggulnya di tambah 4 jari atau di tambah 4cm.
11. Mengukur Kerung lengan
Di ukur melingkari lengan terbesar lewat pertengahan bahu dan beri kelonggaran 3cm atau dengan batas garisan
Demikian tipsnya langkah membuat pola baju wanita yang tepat semoga bermanfaat temukan info menarik tentang Desain Busana
Temukan artikel terkait: Tips Membuat Pola Baju Wanita
Jumat, 26 April 2013
Perlu Merawat Karpet Yang Benar
Karpet yang anda miliki
tentu selalu di gunakan untuk ruangan di rumah anda dan karpet tersebut
pastinya akan berdebu karena sering di pakai oleh sebab itu anda perlu
membersihkannya setiap hari dengan vacum cleaner, namun bagaimana cara
perawatannya lebih lanjut ?, simak tips berikut:
Ada banyak cara untuk membersihkan karpet. Namun, sebagian besar teknik ini tergantung pada ukuran dan jenis karpet Anda. Jika anda memiliki karpet kecil di bawah meja pada ruang tamu, maka mungkin saja Anda untuk membersihkannya menggunakan tangan kosong dan dengan bantuan vacuum.
cleaner. Di sisi lain, jika Anda memiliki karpet besar bahkan mungkin dinding dinding interior pada seluruh ruangan, maka Anda perlu menggunakan mesin khusus pembersih karpet.
Ada dua pilihan yang dapat Anda pilih tentang membersihkan karpet. Yang pertama adalah dengan membeli mesin pembersih karpet sehingga kapan pun Anda perlukan, Anda dapat membersihkan karpet sendiri (do it yourself) atau pilihan yang kedua adalah dengan mempercayakan pada jasa pembersih karpet. Kedua pilihan ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing masing. Jika ingin membersihkan sendiri, Anda harus menyediakan dana untuk melakukan pembelian terhadap mesin pembersih karpet, belum lagi harus memikirkan tempat penyimpanan mesin tersebut di rumah Anda.
Jika memakai jasa pembersih karpet, Anda harus mau bersusah payah untuk membawa karpet ke tempat jasa tersebut, namun hasilnya juga pasti lebih bersih. Karena rata rata pada perusahaan jasa pembersih karpet, mereka menggunakan mesin berukuran besar.
Demikian tipsnya dalam merawat karpet yang baik dan benar semoga bermanfaat temukan info menarik tentang Interior Rumah
Temukan artikel terkait: Tips Merawat Karpet Yang Benar
Ada banyak cara untuk membersihkan karpet. Namun, sebagian besar teknik ini tergantung pada ukuran dan jenis karpet Anda. Jika anda memiliki karpet kecil di bawah meja pada ruang tamu, maka mungkin saja Anda untuk membersihkannya menggunakan tangan kosong dan dengan bantuan vacuum.
cleaner. Di sisi lain, jika Anda memiliki karpet besar bahkan mungkin dinding dinding interior pada seluruh ruangan, maka Anda perlu menggunakan mesin khusus pembersih karpet.
Ada dua pilihan yang dapat Anda pilih tentang membersihkan karpet. Yang pertama adalah dengan membeli mesin pembersih karpet sehingga kapan pun Anda perlukan, Anda dapat membersihkan karpet sendiri (do it yourself) atau pilihan yang kedua adalah dengan mempercayakan pada jasa pembersih karpet. Kedua pilihan ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing masing. Jika ingin membersihkan sendiri, Anda harus menyediakan dana untuk melakukan pembelian terhadap mesin pembersih karpet, belum lagi harus memikirkan tempat penyimpanan mesin tersebut di rumah Anda.
Jika memakai jasa pembersih karpet, Anda harus mau bersusah payah untuk membawa karpet ke tempat jasa tersebut, namun hasilnya juga pasti lebih bersih. Karena rata rata pada perusahaan jasa pembersih karpet, mereka menggunakan mesin berukuran besar.
Demikian tipsnya dalam merawat karpet yang baik dan benar semoga bermanfaat temukan info menarik tentang Interior Rumah
Temukan artikel terkait: Tips Merawat Karpet Yang Benar
Step Perawatan Rumah Idaman
Rumah idaman walau
sebagus apapun tetap butuh yang namanya perawatan yang baik dan benar
agar selalu dalam kondisi yang baik dan semua komponen dari rumah
tersebut terlindung, berikut ada beberapa tips merawat rumah idaman:
1 Membersihkan kerak di kamar mandi
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.
2 Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.
3 Memperbaiki lantai yang basah atau lembab.
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.
4 Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.
5 Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas. Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati.
6 Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.
7 Cara memaku dinding agar tidak retak.
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.
8 Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.
9 Membasmi jamur di rumah.
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Demikian tipsnya dalam merawat rumah idaman semoga bermanfaat untuk anda, temukan info menarik tentang Desain Interior
Temukan artikel terkait: Tips Perawatan Rumah Idaman
1 Membersihkan kerak di kamar mandi
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.
2 Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.
3 Memperbaiki lantai yang basah atau lembab.
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.
4 Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.
5 Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas. Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati.
6 Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.
7 Cara memaku dinding agar tidak retak.
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.
8 Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.
9 Membasmi jamur di rumah.
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Demikian tipsnya dalam merawat rumah idaman semoga bermanfaat untuk anda, temukan info menarik tentang Desain Interior
Temukan artikel terkait: Tips Perawatan Rumah Idaman
Perihal Mencari Topi & Jaket Bayi
Bayi yang sedang dalam
masa pertumbuhan memang butuh topi dan jaket untuk bepergian agar
terlindung dari teriknya matahari dan dinginnya saat di perjalanan,
berikut ada beberapa tips yang untuk mencari topi dan jaket yang cocok
untuk bayi
Saat Anda memilih topi dan jaket bayi, janganlah memilih hanya karena desainnya yang lucu dan imut. Tapi pastikan keduanya memiliki manfaat yang maksimal untuk bayi Anda. Bahan adalah hal penting yang harus Anda perhatikan.
Pilihlah jaket bayi yang berbahan dasar lembut dan halus. Hal tersebut untuk menghindari iritasi mengingat kulit bayi masih sangat sensitif. Pilihlah bahan seperti katun atau kaos yang bisa menyerap keringan. Kalaupun Anda memilih yang berbahan seperti wol, pilihlah yang tidak mudah rusak.
Hindari jaket yang berbahan dasar nilon, polyster atau parasut. Selain tidak menyerap keringan, bahan tersebut pun agak panas. Jangan tergiur dengan motif yang lucu atau warna-warna yang menarik. Pastikan jaket yang Anda beli nyaman untuk bayi Anda.
Jangan pula memilih jaket yang terlalu pas. Pilih yang agak longgar. Jaket yang terlalu pas, tidak baik untuk sirkulasi udara dan bisa mengganggu perkembangan tubuh bayi. Jika jaket tersebut terdapat karet di bagian leher, tangan dan pinggang, pilihlah yang tidak terlalu kencang.
Berbeda dengan pemilihan jaket yang lebih baik agak longgar, untuk pemilihan topi bayi justru sebaiknya dipilih yang pas di kepala bayi. Hal ini akan membuat si kecil nyaman. Tapi jangan memilih yang ada karetnya, karena bisa melukai kulit bayi.
Pilihlah bahan yang lembut dan elastis agar kepala bayi tetap nyaman dan terlindungi. Jika terdapat hiasan pada topi, pilihlah yang tidak berbahaya bagi si kecil. Karena terkadang si kecil suka menarik topi yang ada di kepalanya.
Dalam memilih topi dan jaket bayi Anda harus benar-benar memperhatikan dengan detail. Ada baiknya saat membeli, Anda melihat langsung dan memegang jenis bahan dari topi atau jaket yang Anda pilih. Hal ini untuk menghindari jenis bahan yang tidak baik untuk kulit bayi. Selamat memilih.
Demikian tipsnya dalam mencari topi dan jaket yang tepat untuk bayi anda semoga bermanfaat, temukan info menarik tentang Pakaian Anak
Temukan artikel terkait: Tips Pilih Sepatu Yang Nyaman Untuk Anak
Saat Anda memilih topi dan jaket bayi, janganlah memilih hanya karena desainnya yang lucu dan imut. Tapi pastikan keduanya memiliki manfaat yang maksimal untuk bayi Anda. Bahan adalah hal penting yang harus Anda perhatikan.
Pilihlah jaket bayi yang berbahan dasar lembut dan halus. Hal tersebut untuk menghindari iritasi mengingat kulit bayi masih sangat sensitif. Pilihlah bahan seperti katun atau kaos yang bisa menyerap keringan. Kalaupun Anda memilih yang berbahan seperti wol, pilihlah yang tidak mudah rusak.
Hindari jaket yang berbahan dasar nilon, polyster atau parasut. Selain tidak menyerap keringan, bahan tersebut pun agak panas. Jangan tergiur dengan motif yang lucu atau warna-warna yang menarik. Pastikan jaket yang Anda beli nyaman untuk bayi Anda.
Jangan pula memilih jaket yang terlalu pas. Pilih yang agak longgar. Jaket yang terlalu pas, tidak baik untuk sirkulasi udara dan bisa mengganggu perkembangan tubuh bayi. Jika jaket tersebut terdapat karet di bagian leher, tangan dan pinggang, pilihlah yang tidak terlalu kencang.
Berbeda dengan pemilihan jaket yang lebih baik agak longgar, untuk pemilihan topi bayi justru sebaiknya dipilih yang pas di kepala bayi. Hal ini akan membuat si kecil nyaman. Tapi jangan memilih yang ada karetnya, karena bisa melukai kulit bayi.
Pilihlah bahan yang lembut dan elastis agar kepala bayi tetap nyaman dan terlindungi. Jika terdapat hiasan pada topi, pilihlah yang tidak berbahaya bagi si kecil. Karena terkadang si kecil suka menarik topi yang ada di kepalanya.
Dalam memilih topi dan jaket bayi Anda harus benar-benar memperhatikan dengan detail. Ada baiknya saat membeli, Anda melihat langsung dan memegang jenis bahan dari topi atau jaket yang Anda pilih. Hal ini untuk menghindari jenis bahan yang tidak baik untuk kulit bayi. Selamat memilih.
Demikian tipsnya dalam mencari topi dan jaket yang tepat untuk bayi anda semoga bermanfaat, temukan info menarik tentang Pakaian Anak
Temukan artikel terkait: Tips Pilih Sepatu Yang Nyaman Untuk Anak
Cari Sepatu Yang Nyaman Untuk Anak
Sepatu yang nyaman untuk
andak adalah sepatu yang ukurannya pas dan berbahan lebut nyaman di kaki
serta modelnya yang bagus agar anak semakin semangat dalam melakukan
aktifitasnya, berikut ada beberapa tips dalam memilih sepatu yang nyaman
untyuk anak:
Pilih Sepatu dengan bahan lembut
Beberapa sepatu berbahan keras, seperti bahan kulit asli. Sebaiknya untuk anak jangan dulu berikan sepatu berbahan kulit. Berikan sepatu berbahan kain, kanvas lembut, atau sepatu berbahan karet yang memang ringan untuk diangkat oleh kaki kecilnyanya. Gunakan kaos kaki jika Anda khawatir lecet pada kaki anak. Sepatu yang kebesaran atau kekecilan akan membuatnya lecet.
Pilih sol atau jahitan yang besar
Sol yang besar akan membuat sepatu lebih elastis untuk digerakan. Perhatikan sol atau lem bagian depan, ada beberapa sepatu yang panjang namun jahitan dalamnya kecil sehingga ruang untuk kaki lebih sempit. Yang paling utama ukur kaki anak Anda dengan sempurna agar pas.
Pastikan sepatu bersirkulasi
Sepatu bersirkulasi adalah sepatu yang memiliki beberapa lubang. Jangan gunakan sepatu yang tertutup penuh, hal ini akan membuat kaki anak Anda mudah berkeringat. Kaki yang berkeringat dan tertutup akan mudah menimbulkan jamur dan kuman air, apalagi kulit anak sangat sensitif. Sepatu yang terbuka bagian atasnya, atau memiliki lubang di sampingnya akan sangat nyaman digunakan.
Pertimbangkan sepatu dengan model bertali atau perekat
Jika anak Anda baru berjalan sampai usia TK A, sebaiknya gunakan sepatu yang langsung masuk (slip on). Pada usia ini tugas kita adalah membuatnya paham mana kaki kanan adan mana kaki kiri. Anda boleh memberikannya sepatu tali ketika usia TK B, saat usia ini anak mulai ingin mengerjakan semuanya sesempurna mungkin, ajarkan ia cara mengikat yang benar atau memasang perekat yang tepas sehingga tidak terlalu ketat atau terlalu longgar.
Di usia awal sampai TK A anak akan senang melepas dan menggunakan sepatu, jadi usahakan berikan sepatu yang membuatnya mudah. Sepatu sendal yang penuh perekat sebaiknya digunakan saat bepergian outdoor yang tak perlu sering membuka sepatu.
Demikian tipsnya dalam memilih sepatu yang nyaman di pakai untuk anak semoga bermanfaat, temukan info menarik tentang Baju Anak
Temukan artikel terkait: Tips Mencari Topi & Jaket Bayi
Pilih Sepatu dengan bahan lembut
Beberapa sepatu berbahan keras, seperti bahan kulit asli. Sebaiknya untuk anak jangan dulu berikan sepatu berbahan kulit. Berikan sepatu berbahan kain, kanvas lembut, atau sepatu berbahan karet yang memang ringan untuk diangkat oleh kaki kecilnyanya. Gunakan kaos kaki jika Anda khawatir lecet pada kaki anak. Sepatu yang kebesaran atau kekecilan akan membuatnya lecet.
Pilih sol atau jahitan yang besar
Sol yang besar akan membuat sepatu lebih elastis untuk digerakan. Perhatikan sol atau lem bagian depan, ada beberapa sepatu yang panjang namun jahitan dalamnya kecil sehingga ruang untuk kaki lebih sempit. Yang paling utama ukur kaki anak Anda dengan sempurna agar pas.
Pastikan sepatu bersirkulasi
Sepatu bersirkulasi adalah sepatu yang memiliki beberapa lubang. Jangan gunakan sepatu yang tertutup penuh, hal ini akan membuat kaki anak Anda mudah berkeringat. Kaki yang berkeringat dan tertutup akan mudah menimbulkan jamur dan kuman air, apalagi kulit anak sangat sensitif. Sepatu yang terbuka bagian atasnya, atau memiliki lubang di sampingnya akan sangat nyaman digunakan.
Pertimbangkan sepatu dengan model bertali atau perekat
Jika anak Anda baru berjalan sampai usia TK A, sebaiknya gunakan sepatu yang langsung masuk (slip on). Pada usia ini tugas kita adalah membuatnya paham mana kaki kanan adan mana kaki kiri. Anda boleh memberikannya sepatu tali ketika usia TK B, saat usia ini anak mulai ingin mengerjakan semuanya sesempurna mungkin, ajarkan ia cara mengikat yang benar atau memasang perekat yang tepas sehingga tidak terlalu ketat atau terlalu longgar.
Di usia awal sampai TK A anak akan senang melepas dan menggunakan sepatu, jadi usahakan berikan sepatu yang membuatnya mudah. Sepatu sendal yang penuh perekat sebaiknya digunakan saat bepergian outdoor yang tak perlu sering membuka sepatu.
Demikian tipsnya dalam memilih sepatu yang nyaman di pakai untuk anak semoga bermanfaat, temukan info menarik tentang Baju Anak
Temukan artikel terkait: Tips Mencari Topi & Jaket Bayi
Kriteria Emas Untuk Cincin Kawin
Saat menentukan emas mana
yang anda pilih untuk cincin kawin anda tentu anda akan bingung namun
biasanya orang memilih emas kuning karena nilai nya lebih besar daripada
emas putih, berikut ada beberapa tips untuk anda untuk menentukan emas
kuning atau putih yang anda pilih:
1. Dari Segi Kepraktisan.
Antara kedua jenis cincin, yang mana satu anda rasa lebih praktis untuk diri anda. Maknanya; apakah anda suka memakai cincin emas putih/kuning setiap hari sepanjang hidup anda?
2. Kesesuaian dengan kondisi fisik anda.
Seperti, warna kulit, bentuk jari (runcing, kurus dan gemuk). Warna emas putih cenderung bersifat netral, artinya dia cocok untuk dipakai orang yang berkulit putih maupun hitam, sedangkan warna emas kuning cenderung cocok dipakai orang yang berkulit putih. Akan sangat kontras sekali jika kulit anda hitam akan tetapi anda memaksa untuk memakai cincin emas kuning, sebagai alternatif, anda bisa memakai cincin kawin yang memiliki paduan emas putih dan emas kuning.
3. Alergi.
Tidak semua orang mempunyai alergi terhadap emas. Tapi bagi sesetengah kulit, mereka elergi pada logam selain emas (emas kuning). Sekedar informasi tambahan buat anda, emas putih adalah campuran emas dengan nikel atau palladium. Sebab itu, bagi yang mempunyai alahan ini, kulit anda mungkin tidak dapat tahan dengan kandungan logam yang dicampurkan dengan emas tersebut.
4. Budget.
Sebenarnya, harga emas putih dan kuning tidak terlalu jauh bedanya. Kedua-duanya adalah berasal daripada jenis emas yang sama. Tetapi, yang membedakan keduanya mungkin dari elemen yang terkandung didalamnya. Seperti; jumlah permata, bilangan karat, cara potongan dsb.
Demikian tipsnya dalam memilih emas untuk cincin pernikahan anda semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda, temukan info menarik tentang Cincin Kawin
Temukan artikel terkait: Tips Membuat Desain Kaos Distro
1. Dari Segi Kepraktisan.
Antara kedua jenis cincin, yang mana satu anda rasa lebih praktis untuk diri anda. Maknanya; apakah anda suka memakai cincin emas putih/kuning setiap hari sepanjang hidup anda?
2. Kesesuaian dengan kondisi fisik anda.
Seperti, warna kulit, bentuk jari (runcing, kurus dan gemuk). Warna emas putih cenderung bersifat netral, artinya dia cocok untuk dipakai orang yang berkulit putih maupun hitam, sedangkan warna emas kuning cenderung cocok dipakai orang yang berkulit putih. Akan sangat kontras sekali jika kulit anda hitam akan tetapi anda memaksa untuk memakai cincin emas kuning, sebagai alternatif, anda bisa memakai cincin kawin yang memiliki paduan emas putih dan emas kuning.
3. Alergi.
Tidak semua orang mempunyai alergi terhadap emas. Tapi bagi sesetengah kulit, mereka elergi pada logam selain emas (emas kuning). Sekedar informasi tambahan buat anda, emas putih adalah campuran emas dengan nikel atau palladium. Sebab itu, bagi yang mempunyai alahan ini, kulit anda mungkin tidak dapat tahan dengan kandungan logam yang dicampurkan dengan emas tersebut.
4. Budget.
Sebenarnya, harga emas putih dan kuning tidak terlalu jauh bedanya. Kedua-duanya adalah berasal daripada jenis emas yang sama. Tetapi, yang membedakan keduanya mungkin dari elemen yang terkandung didalamnya. Seperti; jumlah permata, bilangan karat, cara potongan dsb.
Demikian tipsnya dalam memilih emas untuk cincin pernikahan anda semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda, temukan info menarik tentang Cincin Kawin
Temukan artikel terkait: Tips Membuat Desain Kaos Distro
Trik Mudah Mertawat Perhiasan
Perhiasan yang anda pakai
perlu perawatan yang baik dan benar agar tetap berkilau atau tetap
indah saat di pakai oleh karena itu anda harus tau cara merawatnya,
berikut ada beberapa tipsnya:
Berlian
Mungkin Anda sering mendengar cara membersihkan batu permata atau berlian menggunakan pasta gigi supaya tetap bersinar. Padahal cara ini salah. Pasta gigi memang tidak akan merusak batu permata, tapi akan merusak lapisan luar berlian yang berfungsi untuk melindungi berlian dari goresan, atau dari emas pengikat berlian.
cara terbaik untuk mencuci permata adalah dengan menggunakan busa sabun (bukan deterjen,) ditambah air hangat. Kemudian sikat dengan sikat gigi anak (atau sikat gigi yang bulunya lembut). Biarkan mengering di atas kain lap yang lembut.
Emas
Lepaskan perhiasan emas Anda tiap kali akan mandi dan mencuci. ''Sabun dan deterjen bisa membuat karat emas menjadi kusam dan tidak mengkilap,''jelas Castoro. Sedangkan sabun pencuci emas yang biasa dijual hanya bisa mempertahankan kondisi emas yang ada sekarang, bukan mengembalikan seperti ketika Anda membelinya pertama kali.
Untuk perhiasan yang memang masih mengkilap, gunakan sabun cuci piring yang lembut, lalu larutkan dalam air hangat. Sikat, tapi jangan ditekan. Sedangkan untuk emas yang sudah tidak lagi mengilap, campurkan beberapa tetes amonia ke dalam air larutan busa (air hangat), kemudian sikat dengan hati-hati. Bilas, dan biarkan mengering sendiri.
Mutiara
Menurut Kathy Higginbotham, direktur departemen kendali mutu Silpada Design, cara paling mudah untuk mengkilapkan mutiara yang kusam adalah dengan melarutkan satu sendok teh deterjen lembut (untuk pakaian anak,) dalam satu liter air. Diamkan dan rendam selama 10 - 15 menit. Kemudian keringkan dengan kain yang halus (katun), dan biarkan mengering di atasnya. Setelah kering gunakan kantung dari bahan katun untuk menyimpannya. Jangan menggunakan plastik, dan pisahkan dari perhiasan lainnya. Untuk memastikan mutiara tetap cemerlang, jangan dibiarkan terlalu lama dalam kotak penyimpanan perhiasan. Ketika Anda selesai memakainya, cukup lepaskan dan lap dengan kain yang lembut.
Perak
Perhiasan perak tak kalah maraknya dengan emas, bahkan lebih banyak orang menyukai bahan ini karena lebih murah dan tak terlalu menyolok seperti emas kuning. Umumnya penjual menyediakan fasilitas cuci perak, namun dengan tips berikut Anda bisa melakukannya sendiri di rumah.
1. Sediakan 1 lembar aluminium foil dan wadah/ baskom kecil. Pastikan lembar aluminium cukup untuk menutupi seluruh dasar wadah.
2. Letakkan perhiasan perak yang ingin dibersihkan di atas aluminium. Taburkan baking soda ke atas perhiasan, lalu tuang air panas.
3. Rendam hingga busa berhenti atau hilang, lalu bilas dan seka perak dengan kain lembut.
Dalam reaksi kimia, perak sulfida (kotorannya) akan memecah dan pindah ke aluminium foil, sehingga bisa langsung dibuang. Hasilnya: perhiasan perak Anda pun bersinar.
Zamrud
Menurut Carly Wickell, dari Guide to Jewelry, Anda harus membersihkan batu permata menggunakan air hangat yang dicampur busa deterjen yang lembut. Kemudian langsung keringkan batu tersebut dengan kain lap yang lembut. Jangan merendam, sebab batu jenis ini mengisap zat-zat di dalam air, sehigga warnanya bisa berubah. Cairan pembersih yang dijual bebas juga bisa megubah warna dari bebatuan jenis ini menjadi kusam.
Perhiasan dengan permukaan bertekstur
''Gunakan sikat kuningan yang bisa ditemukan di toko cat atau toko material. Kemudian cuci dengan menggunakan air sabun, terutama untuk perhiasan 14 karat,'' demikian tips dari Jessica Hicks, ahli perhiasan. Gunakan kuas dengan bulu yang kecil untuk membersihkan permukaan emas yang berlekuk. Sedangkan sikat logam kuningan bisa membantu memberikan polesan yang bersinar. Untuk perhiasan dengan desain yang rumit, gunakan pembersih perak khusus yang bisa masuk ke bagian yang sulit dijangkau, kemudian seka dengan kain lap.
Demikian tipsnya dalam merawat perhiasan yang baik dan benar semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan, temukan info menarik tentang Batu Permata
Temukan artikel terkait: Menentukan Emas Kuning Atau Emas Putih Untuk Cincin Kawin
Berlian
Mungkin Anda sering mendengar cara membersihkan batu permata atau berlian menggunakan pasta gigi supaya tetap bersinar. Padahal cara ini salah. Pasta gigi memang tidak akan merusak batu permata, tapi akan merusak lapisan luar berlian yang berfungsi untuk melindungi berlian dari goresan, atau dari emas pengikat berlian.
cara terbaik untuk mencuci permata adalah dengan menggunakan busa sabun (bukan deterjen,) ditambah air hangat. Kemudian sikat dengan sikat gigi anak (atau sikat gigi yang bulunya lembut). Biarkan mengering di atas kain lap yang lembut.
Emas
Lepaskan perhiasan emas Anda tiap kali akan mandi dan mencuci. ''Sabun dan deterjen bisa membuat karat emas menjadi kusam dan tidak mengkilap,''jelas Castoro. Sedangkan sabun pencuci emas yang biasa dijual hanya bisa mempertahankan kondisi emas yang ada sekarang, bukan mengembalikan seperti ketika Anda membelinya pertama kali.
Untuk perhiasan yang memang masih mengkilap, gunakan sabun cuci piring yang lembut, lalu larutkan dalam air hangat. Sikat, tapi jangan ditekan. Sedangkan untuk emas yang sudah tidak lagi mengilap, campurkan beberapa tetes amonia ke dalam air larutan busa (air hangat), kemudian sikat dengan hati-hati. Bilas, dan biarkan mengering sendiri.
Mutiara
Menurut Kathy Higginbotham, direktur departemen kendali mutu Silpada Design, cara paling mudah untuk mengkilapkan mutiara yang kusam adalah dengan melarutkan satu sendok teh deterjen lembut (untuk pakaian anak,) dalam satu liter air. Diamkan dan rendam selama 10 - 15 menit. Kemudian keringkan dengan kain yang halus (katun), dan biarkan mengering di atasnya. Setelah kering gunakan kantung dari bahan katun untuk menyimpannya. Jangan menggunakan plastik, dan pisahkan dari perhiasan lainnya. Untuk memastikan mutiara tetap cemerlang, jangan dibiarkan terlalu lama dalam kotak penyimpanan perhiasan. Ketika Anda selesai memakainya, cukup lepaskan dan lap dengan kain yang lembut.
Perak
Perhiasan perak tak kalah maraknya dengan emas, bahkan lebih banyak orang menyukai bahan ini karena lebih murah dan tak terlalu menyolok seperti emas kuning. Umumnya penjual menyediakan fasilitas cuci perak, namun dengan tips berikut Anda bisa melakukannya sendiri di rumah.
1. Sediakan 1 lembar aluminium foil dan wadah/ baskom kecil. Pastikan lembar aluminium cukup untuk menutupi seluruh dasar wadah.
2. Letakkan perhiasan perak yang ingin dibersihkan di atas aluminium. Taburkan baking soda ke atas perhiasan, lalu tuang air panas.
3. Rendam hingga busa berhenti atau hilang, lalu bilas dan seka perak dengan kain lembut.
Dalam reaksi kimia, perak sulfida (kotorannya) akan memecah dan pindah ke aluminium foil, sehingga bisa langsung dibuang. Hasilnya: perhiasan perak Anda pun bersinar.
Zamrud
Menurut Carly Wickell, dari Guide to Jewelry, Anda harus membersihkan batu permata menggunakan air hangat yang dicampur busa deterjen yang lembut. Kemudian langsung keringkan batu tersebut dengan kain lap yang lembut. Jangan merendam, sebab batu jenis ini mengisap zat-zat di dalam air, sehigga warnanya bisa berubah. Cairan pembersih yang dijual bebas juga bisa megubah warna dari bebatuan jenis ini menjadi kusam.
Perhiasan dengan permukaan bertekstur
''Gunakan sikat kuningan yang bisa ditemukan di toko cat atau toko material. Kemudian cuci dengan menggunakan air sabun, terutama untuk perhiasan 14 karat,'' demikian tips dari Jessica Hicks, ahli perhiasan. Gunakan kuas dengan bulu yang kecil untuk membersihkan permukaan emas yang berlekuk. Sedangkan sikat logam kuningan bisa membantu memberikan polesan yang bersinar. Untuk perhiasan dengan desain yang rumit, gunakan pembersih perak khusus yang bisa masuk ke bagian yang sulit dijangkau, kemudian seka dengan kain lap.
Demikian tipsnya dalam merawat perhiasan yang baik dan benar semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan, temukan info menarik tentang Batu Permata
Temukan artikel terkait: Menentukan Emas Kuning Atau Emas Putih Untuk Cincin Kawin
Langganan:
Postingan (Atom)






