Tampilkan postingan dengan label jamur kuping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jamur kuping. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2009

Manfaat & Enaknya Masakan Jamur (Mushroom Food)

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli perjamuran, ternyata Jamur memiliki berbagai manfaat positif bagi tubuh kita dan sangat disarankan untuk dikonsumsi.

jamur (Mushroom Food) mengandung banyak khasiat sebagai antibakteri, antivirus, antioksidan, antitumor, menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan syaraf dan dapat untuk mengurangi stress.

Jamur Kuping
Darah tinggi/pembuluh darah mengeras akibat penggumpalan darah: 3 gram jamur kuping kering, rendam semalam dan buang airnya hingga tinggal jamur basah, tempatkan dalam rantang, tambahkan air bersih dikusus hingga lunak, tambahkan gula batu secukupnya dimakan secukupnya sehari sekali (Mushroom Restaurant).

Kurang darah dengan memasak jamur (Fried Mushroom) kuping 30 gram, ditambah 30 gram buah kurma, ditambah air bersih 5 gelas diminum dimasak sampai airnya tersisa 1 gelas. Hal diatas juga dapat diterapkan untk mengobati sakit wasir/ ambeian.

Datang bulan tidak lancar dan memperlancar buang air besar. Jamur kuping dimasak bersama bahan-bahan lain seperti sayuran (Mushroom Restaurant).

Jamur Shitake
Shitake juga dikenal sebagai bahan pangan yang mempunyai potensi sebagai obat. Jamur ini dilaporkan mempunyai potensi sebagai antitumor dan antivirus karena mengandung senyawa polisakaridayang dikenal dengan sebutan lentinan. Shitake juga dilaporkan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan aktivitas eritadenin yang dimilikinya (Food Restaurant).

Kandungan asam glutamat pada shitake cukup tinggi. Asam amino tersebut berhubungan dengan cita rasa yang ditimbulkan sebagai penyedap makanan (Fried Mushroom). Selain mempunyai kandungan asam glutamat yang tinggi, shitake juga mengandung 5 ribunukleotida dalam jumlah besar 156,5 mg/100 gram.

Jamur Maitake
Khasiat maitake sendiri diduga berasal dari unsur kimia bernama Polisakarida Beta 1.6 Glukan, yang terdapat di dalam jamur. Unsur ini yang kemudian dianggap membedakan jamur Maitake dengan jamur jenis lainnya (Food Restaurant).

Jamur maitake juga mulai digunakan sebagai alternatif penyembuh untuk infeksi HIV/AIDS. Konsep dasarnya merupaan penumbuhan kembali sel CD4 pada para penderita, yang memang diketahui berkurang. Dalam sebuah percobaan terakhir di New York-AS terhadap 26 penderita AIDS, 13 penderita ternyata mengalami peningkatan sel CD 4 dengan pesat. Maitake juga turut menghilangkan gejala-gejala AIDS, seperti batuk kering, insomania, dermatitis, penurunan berat badan, dan sembelit.

Nah jamur atau Mushroom Food jenis apa yang paling kalian suka ?

rumahdaur.multiply.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Selasa, 04 Agustus 2009

Jamur dan Restoran Mushroom di Bali

Bila Anda seorang vegetarian, Mr. Mushroom Resto & Farm tampaknya layak dikunjungi. Restoran bersuasana alam di Pulau Dewata ini menyajikan aneka jenis menu Mushroom Food yang serba jamur. Semua menunya berbahan utama jamur, tanpa daging atau ikan.

Ambil contoh masakan ala Barat, seperti, steik, burger, sandwich, piza, atau spageti. Semuanya berbahan utama jamur. Begitu pula makanan Indonesia, seperti sate dan pepes, terbuat dari jamur.

Mr. Mushroom Food Restaurant terletak di Jalan By Pass Canggu-Tanah Lot, jalan menuju kawasan wisata Pantai Canggu dan Tanah Lot. Ya, kira-kira 45 menit berkendaraan dari pusat Kota Denpasar, Bali. Sepanjang perjalanan menuju restoran tersebut, kita akan disuguhi panorama alam dan sawah terasering dengan hawa yang cukup sejuk.

Menurut pemilik dan pengelola restoran Mushroom Food ini, Siany, Indri, dan Irma, ide pembangunan Mr. Mushroom Restaurant berawal dari keinginan mereka menerapkan pola hidup sehat. Caranya, menyantap makanan sehat yang dimasak dengan cara sehat. "Sudah saatnya orang memakan makanan nabati dan organik, bukan melulu makanan dari daging," katanya.

Jamur yang menjadi bahan masakan di Food Restaurant yang mulai beroperasi pada 26 Juni 2009 itu terbilang masih segar. Soalnya, jamur ini diambil langsung dari kebunnya. Jamur tiram, misalnya, dipetik setiap hari sebelum pukul 11.00, lalu diberikan kepada koki untuk diolah.

Deniz menyatakan, selain sebagai tempat berwisata kuliner, Mr. Mushroom Restaurant bisa menjadi tempat edukasi. Di sana para pengunjung diperkenalkan dengan budidaya jamur. "Jadi, selain menikmati menu serba jamur, pengunjung (terutama anak-anak) juga mendapat pengetahuan lebih banyak mengenai jamur dan cara penanamannya."

Jamur tiram misalnya. Menurut Deniz, jamur (Fried Mushroom) = tersebut dirawat secara alami, tak menggunakan pestisida dan pupuk kimia. "Jamur didiamkan dalam ruangan dengan suhu sekitar 20 derajat Celsius."

Menurut Deniz, jenis jamur yang digunakan di restoran Mr. Mushroom aman dikonsumsi. Tak ada jamur yang memabukkan atau beracun karena pihaknya hanya menggunakan jamur (Fried Mushroom) tertentu.

Hingga kini baru terdapat sembilan jenis jamur: shitake, tiram, enoki, Portobello, merang, champignon, kuping, es, dan lingzhi. Yang disebut terakhir khusus diimpor dari Cina.

tempointeraktif.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang