Tampilkan postingan dengan label jual miniatur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual miniatur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2009

Membuat Model Desain Maket Arsitektur Rumah



Salah satu tuntutan kuliah di jurusan arsitektur adalah membuat maket tugas-tugas perancangan. Maket miniatur atau model miniatur hotel adalah miniatur rancangan yang kita buat dengan skala tertentu, agar rancangan lebih mudah dibayangkan secara 3 dimensi.

Ada dua macam maket : maket studi dan maket presentasi. Maket studi digunakan oleh mahasiswa bersangkutan untuk mempelajari hal-hal yang lebih jelas ditampilkan secara 3 dimensi, misalnya kontur lahan, proporsi bangunan atau
miniatur hotel terhadap lingkungan sekitarnya, dan lain-lain. Maket miniatur studi biasanya dibuat dengan bahan-bahan sederhana karena hanya ditujukan untuk diri sendiri (dan mungkin dosen pembimbing), dan rancangan maket hotel
pun masih mungkin berubah dan berkembang.

Maket
miniatur rumah untuk
presentasi seperti namanya digunakan untuk mempresentasikan rancangan final, ditujukan bagi 'klien' (semasa kuliah kliennya tentu saja dosen penguji). Maket ini dibuat sebagus mungkin karena tujuannya untuk menarik hati klien .

Membuat maket
miniatur rumah untuk presentasi yang bagus sebetulnya tidak perlu mahal. Dengan bahan-bahan sederhana seperti karton, kertas warna, busa, plastik mika, pasir, serbuk gergaji, dapat menghasilkan maket hotel
yang menarik.

Bahan-bahan yang sering digunakan untuk maket misalnya :

Alas maket
: karton, styrofoam, chip board,
matras, tripleks.
Permukaannya bisa cukup dilapisi kertas, atau jika ingin efek khusus bisa dibuat dengan teknik-teknik tertentu. Lahan berumput dibuat dengan melapisi permukaannya dengan serbuk gergaji halus kemudian disemprot dengan cat hijau. Perairan seperti danau atau kolam dapat dibuat dengan kertas biru yang dilapisi plastik, di antara keduanya bisa ditaburi gula untuk efek kilauan air.

Bangunan
(berbagai bagiannya) : karton, mounting board, kayu balsa, corrugated paper, plastik, dan lain-lain.

Lansekap
(pohon, rumput dll) : busa, tusuk gigi, korek api, jarum pentul, serbuk gergaji, dll.
Dan masih banyak lagi jika harus disebutkan satu persatu. Apalagi bagi mahasiswa yang kondisi keuangannya masih terbatas , dituntut untuk kreatif menggunakan bahan-bahan desain miniatur murah dan sederhana.

Hasilnya? Silakan nilai sendiri.

Dukung kampanye stop dreaming start action sekarang

http://www.hobikriya.com

Senin, 03 Agustus 2009

Usaha Miniature Crafts Gitar di Jogja

Di tengah krisis keuangan global yang melanda dunia, banyak produk ekspor seperti tekstil, sepatu, dan komoditi pertanian tertunda pengirimannya. Namun tidak demikian dengan hasil industri Miniature Crafts gitar di Sidikan, Yogyakarta. Pesanan terhadap hasil industri kerajinan Miniature Craft milik Kadir Ngamino ini justru meningkat.
Gitar mini Kadir hanya dipasarkan ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara di Eropa. Ketika para eksportir mengeluh lesunya permintaan dari luar negeri, omzet industri Miniature Crafts ini justru naik hingga dua kali lipat. Dalam sebulan ia mendapat permintaan Craft Supplies hingga 4.000 gitar mini senilai US$ 30.000. Menurut Kadir, usaha Miniature Craftnya dapat bertahan karena konsisten menjaga kualitas produk.

Meningkatnya permintaan hasil kerajinan Craft Supplies ini juga turut dinikmati para karyawan Kadir yang rata-rata digaji sekitar Rp 1 juta per bulan. Sementara untuk memenuhi permintaan Miniature pasar, Kadir Ngamino dibantu oleh 20 karyawannya.(

berita.liputan6.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang