Tampilkan postingan dengan label rental mobil box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rental mobil box. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2009

Rental Mobil Meningkat Drastis Jelang Lebaran

Memasuki bulan puasa dan liburan nanti, pengusaha Rental Mobil Jakarta menambah jumlah armadanya untuk mengantisipasi membludaknya masyarakat yang ingin sewa mobil.

Salah satunya Jasa Rental Mobil CV Putra C.U.J. yang membuka usahanya di jalan Raya Kalibata No 8 Cililitan Kecil, Jakarta Timur. Banyaknya Mobil Jakarta yang disewakan ternyata membuat mereka harus menyediakan kendaraan yang lebih dari hari biasanya. Rental Mobil seperti ini sangat mendapatkan keuntungan dari libur besar Islam setiap kali tiba.

Dari biasanya hanya 10 unit setiap harinya yang disewa, ternyata meningkat drastis hingga 50 unit mobil lebih yang keluar menjelang Lebaran. "Kalau hari biasa kita hanya 10 unit yang keluar, tapi kalau Lebaran seperti ini, 50 unit lebih kita keluarkan, bahkan itu juga kurang," ujar Ucok pengelola rental mobil ini.

Hal yang sama juga dilakukan Usaha Rental Mobil UD. AA FAAM Trans yang terletak di Pangkalan Jati Kalimalang Jakarta Timur. Jika biasanya setiap harinya hanya 8 unit saja, kali ini bisa 11 unit yang melayani jasa angkutan lebaran.

Namun Rental Mobil yang satu ini menawarkan harga yang berbeda untuk pelanggan baru dan konsumen yang memang sudah menjadi langganan tetap. Untuk pelanggan Jasa Rental Mobil tetap Yudhi mematok kenaikan harga sebesar 15 persen dan untuk konsumen baru sebesar 20 persen.

Ditempat Usaha Rental Mobilnya, Avanza, Xenia, APV ternyata dipatok sebesar Rp 500 ribu. Dan berbeda dengan kijang Innova, Innova dibandrol Rp 650 ribu. Dan harga tersebut sebelum kenaikan harga menjelang libur Lebaran. "Harga itu belum termasuk harga menjelang lebaran," ujar Yudhi pegawai UD AA FAAM Trans.

oto.detik.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Jumat, 28 Agustus 2009

Rental Mobil Naikkan Harga Sewa Jelang Hari Raya

Mudik lebaran membawa berkah tersendiri bagi pengusaha Jasa Rental Mobil dan Penitipan Mobil. Hal ini terbukti dari harga sewa mobil yang diperkirakan akan naik hingga 25 sampai 30 persen ketika waktu mudik tiba.

"Harga Rental Mobil akan naik 25 sampai 30 persen jika tiba waktunya nanti," kata pegawai operasional rental mobil CV Putra C.U.J. Ucok kepada detikOto, Rabu 26/8/09).

Kenaikan ini menurutnya merupakan hal yang wajar terjadi karena banyaknya penyewa yang akan berlibur panjang menikmati hari Lebaran.

Jasa Rental Mobil
yang terletak di jalan Raya Kalibata No 8 Cililitan Kecil, Jakarta Timur itu menyewakan berbagai macam jenis mobil Multy Personal Vehicle (MPV) Avanza, Xenia, APV dan Luxio. MPV memang merupakan mobil yang paling banyak disewa.

"Untuk mobil jenis MPV yang paling dicari orang, karena ruangnya bisa memuat orang banyak," ucapnya.

Saat ini harga Rental Mobil Murah untuk kendaraan Avanza, Xenia, APV dan sejenis, Ucok mematok Rp 350 ribu per hari namun berbeda dengan Toyota Innova. Innova ternyata dilepas dengan harga Rp 400 ribu perhari. "Dan harga ini belum termasuk harga menjelang lebaran," ujarnya.

Ucok mengisyarakat kenaikan harga Rental Mobil Murah biasanya 7 hari sebelum lebaran, dan 25 sampai 30 persen kenaikan tersebut baru diberlakukan.

Jika memang mengalami kenaikan, itu berarti harga sewa Avanza untuk 5 hari akan dibandrol Rp 3,5 juta, 7 hari Rp 4,5 juta, 10 hari Rp 5,5 juta. Dan APV selama 5 hari akan dibanderol seharga Rp 3 juta, 7 hari Rp 3,85 juta dan 10 hari Rp 5 juta.

Begitu juga Jasa Rental Mobil lainnya seperti UD. AA FAAM Trans yang terletak di Pangkalan Jati Kalimalang Jakarta Timur. Seperti halnya CV Putra, rental mobil ini juga sudah bersiap menaikkan harga.

Kenaikan harga sewa Rental Mobil juga akan sebesar 15 sampai 20 persen. Selain itu, mobil yang disewakan pun jenis MPV yang biasa dicari konsumen untuk berlibur lebaran.

oto.detik.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Selasa, 04 Agustus 2009

Usaha Sewa Mobil Macet



Ada beberapa beberapa tindakan penyelamatan yang dapat dilakukan, antara lain yang dapat saya sarankan adalah:

1. 'Menekan pengeluaran'. Lakukan penghematan dengan menekan pengeluaran semaksimal mungkin. Buat daftar pengeluaran, pisahkan antara rutin dan non-rutin, lalu tentukan skala prioritas. Jangan menambah utang. Kenali kebutuhan vs keinginan, agar terhindar dari gaya hidup konsumtif.

2. 'Menambah pemasukan'. Cobalah untuk bekerjasama dengan perusahaan yang mempunyai jaringan/networking yang baik, sehingga usaha rental
mobil
bapak tidak sepi dari pelanggan. Jajaki juga alternatif usaha lainnya seperti antar-jemput karyawan/anak sekolah misalnya, jika bapak merasa usaha rental mobil tersebut mulai macet.

3. 'Mengundang pemodal baru'. Karena kondisi perusahaan mengalami kesulitan likuiditas dan beberapa bulan terakhir merugi, maka menambah modal
usaha rental mobil adalah cara yang lazim digunakan. Jika anda memiliki asset tunai yang menganggur, bisa dialokasi sejumlah tertentu ke usaha rental mobil jakarta anda. Jika tidak, anda bisa mengundang pemodal baru untuk sama-sama memiliki usaha rental mobil anda.

4. 'Pemodal baru ini nantinya berhak mendapatkan keuntungan usaha. Keuntungan usaha atau dividen dibayarkan saat
usaha rental mobil mendapat keuntungan. Untuk itu transparansi laporan keuangan usaha harus dijalankan sehingga pemodal baru yakin dengan kapabilitas dan niat anda serta proyeksi usaha di masa depan.

Adapun jumlah modal usaha
mobil jakarta yang dibutuhkan sebaiknya cukup untuk membiayai operasional usaha dan kewajiban (utang) usaha sampai 12 bulan ke depan. Masa 12 bulan diharapkan cukup bagi usaha rental mobil jakarta anda untuk menjalankan langkah-langkah strategis yang bisa meningkatkan kinerja usaha rental
mobil.

Jika anda ingin lebih konservatif, maka persyaratan pemodal baru boleh saja di perbesar, sebaliknya jika anda lebih optimis persyaratan pemodal baru bisa diperkecil. Hal ini tentunya perlu diperhitungkan dengan seksama terkait besar kecilnya usaha
rental mobil jakarta.

Semoga dapat membantu
.


Dukung kampanye stop dreaming start action sekarang


http://oto.detik.com

Rabu, 22 Juli 2009

Tindakan Penyelamatan Bisnis Rental Mobil Saat Badai Krisis

1. 'Menekan pengeluaran'.
Lakukan penghematan dengan menekan pengeluaran semaksimal mungkin. Buat daftar pengeluaran, pisahkan antara rutin dan non-rutin, lalu tentukan skala prioritas. Jangan menambah utang. Kenali kebutuhan vs keinginan, agar terhindar dari gaya hidup konsumtif.

2. 'Menambah pemasukan'.
Cobalah untuk bekerjasama dengan perusahaan yang mempunyai jaringan/networking yang baik, sehingga usaha rental mobil Bapak tidak sepi dari pelanggan. Jajaki juga alternatif usaha lainnya seperti antar-jemput karyawan/anak sekolah misalnya, jika Bapak merasa usaha sewa mobil tersebut mulai macet.

3. 'Mengundang pemodal baru'.
Karena kondisi perusahaan sewa mobil mengalami kesulitan likuiditas dan beberapa bulan terakhir merugi, maka menambah modal adalah cara yang lazim digunakan. Jika anda memiliki asset tunai yang menganggur, bisa dialokasi sejumlah tertentu ke usaha rental kendaraan anda. Jika tidak, anda bisa mengundang pemodal baru untuk sama-sama memiliki usaha rental kendaraan anda.

Pemodal baru ini nantinya berhak mendapatkan keuntungan usaha. Keuntungan usaha atau dividen dibayarkan saat usaha rental mobil mendapat keuntungan. Untuk itu transparansi laporan keuangan usaha harus dijalankan sehingga pemodal baru yakin dengan kapabilitas dan niat anda serta proyeksi usaha di masa depan.


Adapun jumlah modal yang dibutuhkan dalam usaha
persewaan mobil sebaiknya cukup untuk membiayai operasional usaha dan kewajiban (utang) usaha sampai 12 bulan ke depan. Masa 12 bulan diharapkan cukup bagi usaha rental mobil anda untuk menjalankan langkah-langkah strategis yang bisa meningkatkan kinerja usaha.


Jika anda ingin lebih konservatif, maka persyaratan pemodal baru boleh saja di perbesar, sebaliknya jika anda lebih optimis persyaratan pemodal baru bisa diperkecil. Hal ini tentunya perlu diperhitungkan dengan seksama terkait besar kecilnya usaha
persewaan mobil.


http://oto.detik.com

Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang