Tampilkan postingan dengan label sabun cuci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sabun cuci. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2009

Bisnis Sewa Mainan Anak Menguntungkan

Zaman sekarang, orang tua umumnya cuma punya 1-2 anak. Mau beli mainan mahal, percuma karena tak ada yang "mewarisi". Kini, ada solusinya: sewa saja!

Baru Februai tahun silam pasangan Anita Rachman (28)-Ardian Wirawan (35) membuka usaha sewa mainan anak. Idenya, kata Anita, "Waktu anak kami, Michelle Arnetta (3), dapat hadiah mainan perosotan dari tantenya. Enggak baru, memang, tapi masih bagus. Dipakai bertahun-tahun, tetap bagus dan warnanya tak pudar," kata ibu muda yang tengah hamil anak kedua ini.

Pelajaran penting dipetik Anita. Mainan berkualitas bagus, bisa tahan lama. "Tapi umur pakainya juga tak lama karena begitu anak bosan atau makin besar, enggak terpakai lagi. Nah, kami jadi berpikir, oke juga bikin persewaan mainan anak," katanya saat ditemui di rumah merangkap kantor di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan.

Pasangan ini pun mulai cari-cari informasi. Termasuk berselancar di dunia maya. Di Singapura, Selandia Baru, dan Australia, bisnis macam itu sudah ada sejak lama dan menarik untuk ditekuni. "Saya telepon ke Australia, cari info. Saya banyak belajar dari mereka," kata Ardian, lulusan sekolah komputer di University of Southern Queensland, Australia.

Berkembang Sangat PesatAkhirnya, mereka merasa siap untuk memulai usaha dengan 30 jenis mainan anak. "Termasuk 10 buah punya anak kami. yang lain, istri yang memilih karena dia lebih pintar soal itu." Jadilah mereka menawarkan Sewa Mainan berupa ayunan, perosotan, mobil-mobilan, rumah kecil, hingga bak pasir dari Toko Mebel. "Konsumen bisa sewa 1-2 minggu. Mau lebih lama lagi, sampai anaknya bosan, boleh," kata Adrian sambil menyebut, harga sewa tergantung jenis mainannya. Mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah per jenis mainan

Usaha yang diberi nama Rent'n Play ini mereka iklanlan lewat berbagai media. "Kami juga rajin bagi brosur, datang ke acara yang dihari kaum ibu." Ternyata, sambutannya luar biasa. "Awalnya, mereka suka tanya soal kebersihan mainan. Bayangan mereka, mainan ini dipakai banyak orang. Kami yakinkan, kami punya standar. Setelah disewa, mainan kami cuci dengan Sabun Cuci sampai bersih, dimasukkan dalam kemasannya lagi, dan dikontrol kembali jika ada penyewa baru."

default.tabloidnova.com

Selasa, 08 September 2009

Ajari Anak Bantu Ibu & Bapak

Pekerjaan rumah tangga bukan hanya tanggung jawab orang tua. Hal ini perlu ditekankan oleh para guru SM kepada anak-anak didiknya. Bekerja di rumah merupakan salah satu kewajiban setiap anak. Satu hal yang perlu diingat oleh guru-guru bahwa ada anak-anak yang memang sudah dibiasakan untuk membantu orang tua mereka di rumah selain juga Belajar Membaca di sekolahnya, tetapi ada juga anak-anak yang tidak dibiasakan karena sudah ada pembantu rumah tangga. Walaupun demikian, dalam diri setiap anak haruslah ditanamkan sikap mau menolong/membantu untuk melakukan -- paling tidak -- sebuah pekerjaan kecil di rumah. Misalnya merapikan tempat tidur sendiri, menjaga kebersihan kamar mereka sendiri, mengatur barang-barang pribadi mereka, dan lain-lain. Mengajarkan anak untuk membantu pekerjaan di rumah akan menolong anak untuk belajar bertanggung jawab dan mengerti kewajiban sebagai anggota keluarga. Kebiasaan baik ini akan menolong anak untuk juga memiliki tanggung jawab ketika mereka berada di luar rumah, misalnya ketika ada di Sekolah Minggu.

Tentunya tidak akan ada kesulitan untuk mengajarkan mengenai hal ini kepada anak-anak yang sudah terbiasa membantu orang tua mereka di rumah. Tapi bagaimana dengan mereka yang memang tidak dituntut orang tua mereka untuk membantu mengerjakan pekerjaan di rumah karena banyaknya fasilitas yang mereka miliki? Mereka tetap harus diajarkan mengenai hal tersebut. Tidak salah jika kita, sebagai seorang guru SM, untuk mengajarkan ha-hal ini kepada mereka, karena hal ini akan bermanfaat untuk membangun karakter yang baik dalam diri anak. Berikut ini cara-cara yang dapat Anda lakukan:

- Pada masa liburan ini berikan satu pelajaran khusus mengenai bekerja di rumah . Nasehat yang disampaikan melalui cerita biasanya akan melekat dalam hati anak-anak karena lebih mudah didengar dan diingat oleh anak-anak daripada pidato panjang yang bertele-tele.

- Buat satu program liburan yang dapat memberikan contoh kepada anak-anak tentang pekerjaan-pekerjaan apa saja yang dapat mereka lakukan di rumah. Program ini adalah kegiatan liburan yang sangat menyenangkan dan akan berkesan dalam hati mereka. Setelah program berakhir dorong mereka berkomitmen untuk membantu orang tua mereka dengan senang hati dalam mengerjakan pekerjaan rumah seperti belajar cuci piring dengan menggunakan
Sabun Cuci dan alat cuci dengan baik dan benar.

- Buat satu daftar pekerjaan ringan dan bagikan daftar itu kepada mereka. Minta mereka memilih pekerjaan yang paling menyenangkan bagi mereka. Daftar pekerjaan itu harus mereka bawa pulang untuk ditunjukkan kepada orang tua mereka sehingga orang tua juga tahu bahwa anak-anak mau membantu mereka. Daftar pekerjaan harus berisi pekerjaan yang ringan dan mampu dilakukan oleh anak-anak seusia mereka, misalnya merapikan tempat tidur, merapikan kamar, menjaga adik, menyapu halaman, menyiram bunga, memberi makan binatang peliharaan, dll.

Itulah beberapa tips yang dapat Tim Redaksi bagikan. Jika anak-anak terlihat tidak terlalu bersemangat dengan hal-hal tersebut, tidak masalah! Jangan mudah menyerah, berdoalah dan tetap berikan teladan kepada mereka. Dan Jangan lupa unutk memberikan hadiah atas apa yang mereka kerjakan sebagai penghargaan bisa berupa baju dengan tulisan nama yang telah di BORDIR KOMPUTER untuk mereka. Selamat mengajar!

.sabda.org

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Senin, 24 Agustus 2009

Bahan Sabun Cuci Tangan



Mencuci tangan adalah kegiatan membersihkan bagian telapak, punggung tangan dan jari agar bersih dari kotoran dan membunuh kman penyebab penyakit yang merugikan kesehatan manusia serta membuat tangan menjadi harum baunya.
Banyak orang yang menyepelekan dan melupakan aktifitas mencuci tangan setelah melakukan suatu pekerjaan dan sebelum makan sehingga mereka beresiko terserang penyakit yang berasal dari kuman di tangan.
Mencuci tangan yang baik dan sehat membutuhkan beberapa peralatan sebagai berikut di bawah ini :

1. Sabun cuci / antiseptik
2. Air bersih
3. Lap / tisu kering bersih

Untuk hasil yang maksimal disarankan mencuci tangan dengan sabun cuci yang baik, tidak terburu-buru, serius dan teliti yaitu minimal dilakukan selama 20 detik. Dengan melakukan pencucian tangan yang bersih dan teratur dapat menjauhkan kita dari virus, bakteri dan kuman penyebab penyakit yang umumnya menyerang sistem pencernaan tubuh kita, kualitas deterjen mesin atau deterjen mesin cuci harus sangat di perhatikan untuk kesehatan.

Salah satu penyakit yang biasa diakibatkan oleh kuman yang ikut masuk ke dalam tubuh manusia bersama makanan adalah diare alias mencret, oleh karena itu pemilihan deterjen mesin atau deterjen mesin cuci harus ketat. Selain di disebabkan oleh kuman penyakit, diare juga dapat ditimbulkan oleh kekurangan cairan tubuh alias dehidrasi (kurang minum).
Proses langkah / tahap mencuci tangan dengan sabun antiseptik yang baik :
1. Basahi sampai bersih dan rata tangan kita dengan air bersih yang mengalir.
2. Sabuni telapak tangan kita sampai berbusa secukupnya dengan produk sabun atau produk sabun cuci cair yang dapat membunuh kuman.
3. Usap-usap kedua telapak tangan kita sampai rata.
4. Usap kedua bagian punggung tangan sampai merata.
5. Bersihkan jari dan kuku jari kita sampai bersih.
6. Bilas dengan air bersih yang mengalir sampai busa produk sabun atau produk sabun cuci tidak ada yang tersisa.
7. Lap tangan kita dengan lap tangan atau tisu yang bersih sampai kering.

Tips tambahan :
sebaiknya kuku jari tangan kita tidak dibiarkan panjang, karena dapat menjadi sarang penyakit. Jika memang suka kuku panjang maka rawatlah dengan baik dan hindarkan dari benturan / cedera kuku agar kuku tidak terluka atau terlepas.

Dukung kampanye
stop dreaming start action


http://organisasi.org

Kamis, 23 Juli 2009

Tips Membeli Mesin Cuci



Kegiatan mencuci, mulai dari merendam, mengucek, membilas, memeras hingga
pengering pakaian
tentu cukup menguras tenaga dan waktu. Apalagi jika noda dan bau pada pakaian sulit dihilangkan. Tapi untungnya itu cerita lalu. Sekarang kegiatan mencuci lebih ringan dan menyenangkan dengan kehadiran mesin cuci. Mesin cuci sekarang tidak hanya berfungsi untuk mencuci dan mengeringkan pakaian.

Dengan berbagai terobosan teknologi, mesin cuci modern mampu menghilangkan bakteri sehingga cucian lebih higienis, merawat pakaian, dan menjaga kesegaran cucian lebih lama dan
pengering pakaian pun di tambahkan. Beragam fitur dan teknologi ini tentu semakin mempermudah pekerjaan mencuci. Namun sebelum memilih produk yang diinginkan, ada baiknya kita mengetahui jenis mesin cuci yang sesuai kebutuhan kita dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut: jenis mesin pengering pakaian gas
saat ini ada 3 jenis mesin cuci, yaitu twin tube atau dua tabung, front load dan top load. Mesin cuci twin tube atau dua tabung pada dasarnya hanya memisahkan kinerja mesin cuci antara mencuci dan mengeringkan. Mesin cuci jenis ini memiliki kisaran harga yang cukup terjangkau.

Top load adalah jenis
mesin pengering
yang menggunakan sistem v-axis karena agigatornya memutar axis secara vertical. Kelebihan tipe ini adalah mampu mengerjakan dua kinerja sekaligus, yaitu mencuci dan mengeringkan, dalam satu tabung. Kisaran harga dari jenis mesin cuci ini agak sedikit lebih mahal dibandingkan dengan jenis twin tube. Sedangkan front load adalah jenis mesin cuci yang menggunakan sistem h-axis atau perputaran agigatornya memutar secara horizontal. Kelebihan dari jenis mesin cuci ini adalah lebih hemat energi dan awet, juga aman bagi pakaian karena menggunakan tabung yang terbuat dari stainless steel.

Tapi untuk mendapatkan
mesin pengering premium ini kita harus menyiapkan dana yang cukup besar. Teknologi mesin pengering pakaian
beragam teknologi telah dikembangkan oleh produsen mesin cuci. Diantaranya adalah teknologi yang mampu membasmi bakteri dan jamur hingga 99,0% atau dikenal dengan teknologi silver nano. Selain itu, ada pula teknologi pulsator, yaitu jet pusat yang dapat mencegah pakaian jadi kusut dan sistem double storm yang mampu merontokkan kotoran pada pakaian tanpa merusak kain.

Pemahaman akan teknologi mesin cuci atau
mesin pengering pakaian ini sangat berguna, terutama bagi konsumen yang memiliki kebutuhan khusus, seperti mencuci pakaian berbahan halus atau mencuci pakaian bayi. Banyaknya cucian jangan pernah mencuci melebihi kapasitas mesin cuci karena dapat membuat mesin pengering pakaian gas cepat rusak. Bila dalam sehari jumlah cucian tidak terlalu banyak, pilih mesin cuci yang kapasitas cucinya 6 kg. Sebaliknya jika cucian sehari-hari cukup banyak, pilih mesin cuci dengan kapasitas hingga 10 kg

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

http://bekasijakarta.blogspot.com

Rabu, 22 Juli 2009

Produk Pembersih Yang Bisa Diandalkan

Kebersihan merupakan salah satu faktor penting bagi kesehatan masyarakat. Untuk menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal serta tempat umum dibutuhkan produk pembersih atau sabun cuci yang dapat diandalkan. Ibu rumah tangga, rumah sakit, sarana umum lain hingga hotel berbintang lima pasti menjadikan produk yang satu ini sebagai bagian kehidupan sehari-hari untuk mencuci pakaian maupun peralatan rumah tangga.

Pengertian produk deterjen dan manfaatnya
Produk yang disebut sabun deterjen dan sabun cuci piring ini merupakan pembersih sintetis yang terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan produk sabun cuci piring terdahulu yaitu produk sabun cuci, deterjen mesin mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air.

Awalnya deterjen mesin cuci dikenal sebagai produk cuci pembersih pakaian, namun kini meluas dalam bentuk produk-produk sabun cuci seperti:
1. Personal cleaning product, sebagai produk pembersih diri seperti sampo, sabun cuci tangan, dll.
2. Laundry, sebagai sabun deterjen pencuci pakaian, merupakan produk deterjen yang paling populer di masyarakat.
3. Dishwashing product, sebagai sabun cuci piring alat-alat rumah tangga baik untuk penggunaan cuci piring manual maupun produk sabun mesin pencuci piring.
4. Household cleaner, sebagai produk cuci rumah seperti produk sabun cuci pembersih lantai, pembersih bahan-bahan porselen, plastik, metal, gelas, dll.

Pemilihan produk
Kesadaran masyarakat pengguna deterjen mesin akan dampak dibalik manfaat deterjen mesin cuci perlu ditingkatkan. Peran serta masyarakat dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan deterjen sangat diharapkan. Banyaknya pilihan produk yang diinformasikan melalui iklan memang bisa menguntungkan konsumen. Tetapi konsumen tetap perlu berhati-hati, karena kesalahan memilih produk akan merugikan konsumen sendiri. Sebaiknya konsumen memilih deterjen yang pada kemasannya mencantumkan penandaan nama dagang, isi / netto, nama bahan aktif, nama dan alamat pabrik, nomor ijin edar, nomor kode produksi, kegunaan dan petunjuk penggunaan, juga tanda peringatan serta cara penanggulangan bila terjadi kecelakaan. Selain itu dianjurkan bagi konsumen untuk memilih produk yang mencantumkan bahan aktif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Informasi mengenai produk ramah lingkungan dapat dilihat pada label baik berupa logo hijau maupun klaim ramah lingkungan. Selain itu produsen sebaiknya memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai produknya.

http://www.pom-obat.go.id/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang