Tampilkan postingan dengan label sewa mobil jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sewa mobil jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2009

Harga Rental Mobil Naik Jelang Mudik Lebaran

Meski hari raya Idul Fitri masih tiga pekan lagi, tempat penyewaan atau Sewa Mobil di Jakartatelah ramai diserbu penyewa yang ingin merayakan lebaran di kampung halaman. Kebanyakan penyewa telah memesan untuk masa sewa empat hingga sepuluh hari. Harga sewa mobil pun ikut naik.

“Alhamdulillah dari 240 unit mobil yang kami sediakan untuk lebaran kali ini, semuanya sudah dibooking untuk tanggal 18 – 28 September mendatang. Mobil yang kami sediakan terdiri dari 110 unit Toyota Avanza, 100 unit Toyota Kijang, dan sisanya 30 unit Toyota Alphard, ” tutur Ari Gufroni, Manajer Penjualan PT TRAC (Toyota Rent a Car), perusahaan penyewaan mobil yang berinduk ke PT Astra, kepada Tempo, di Jakarta, Senin (31/8).

Seiring dengan derasnya permintaan, tarif sewa mobil pun ikut terkerek. Hal itu diakui Ari. Ia menyebut, dibanding har-hari biasa, kenaikan tarif kali ini meningkat 20 – 25 persen. Meski tarif naik, permintaan terus mengalir ke PT TRAC. “Karena itu, kami saat ini terus mengupayakan ada penambahan armada. Tahun lalu kami sediakan 300 unit, tetapi karena ada krisis sejak awal 2009, oleh perusahaan ditetapkan jatah 240 unit. Ternyata permintaan di luar perkiraan kami,” tandas Ari.

Ari mengatakan, besaran tarif sewa saat ini, untuk Toyota Avanza masa sewa empat hari Rp 2 juta, dan 10 hari Rp 4,4 juta. Sedangkan untuk Toyota Alphard jangka waktu penyewaan empat hari sebesar Rp 9,5 juta dan 10 hari Rp 21 juta.

Sementara Toyota Kijang Innova dibanderol sekitar Rp 2,5 juta per empat hari dan Rp 6.250.000 hingga Rp 7 juta per sepuluh hari. Tergantung tipe yang dipilih. “Harga ini sudah termasuk asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan Rp 10 juta, tetapi tanpa sopir,” terang dia.

Mobil yang disediakan antara lain, Toyota Avanza tipe G dan E, Toyota Kijang Innova tipe E, G, dan V, serta Toyota Alphard. Fasilitas lain yang disediakan TRAC, selain asuransi adalah, rest area yaitu cabang-cabang TRAC yang lokasinya tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia (Spare Part Alat Berat).

Derasnya permintaan juga dialami tempat penyewaan mobil skala kecil. Tempat milik Edy Wahyudi di kawasan Petukangan Utara, Jakarta Selatan, misalnya. Menurut Edy, dari empat unit Toyota Kijang Innova tipe G dan dua unit tipe V miliknya yang dibanderol Rp 7 juta per 10 hari telah dipesan penyewa. Begitu juga dengan penyewaan mobil atau di daerah (Sewa Mobil Solo)

“Begitu juga enam unit toyota Avanza tipe G 1.3, yang sewanya Rp 450 ribu sehari juga sudah habis. Tapi permintaan masih ada, saya minta ke persewaan milik teman untuk memenuhi ini,” aku dia.

Berbeda dengan TRAC, harga sewa mobil di tempat Edy tidak termasuk asuransi kecelakaan. Namun, baik di TRAC maupun di tempat Edy harga tersebut tanpa sopir. “Kami juga menyediakan jasa sopir, untuk tarifnya rata-rata Rp 540 ribu per hari,” terang Edy.

Sementara Ari mengaku pihaknya juga menyediakan sopir. “Para pengemudi TRAC dibekali pelatihan Defensive Driving, penguasaan wilayah, etika pelayanan serta sikap diri positif. Kami memiliki 6.000 pengemudi profesional,” aku dia.

Menyinggung syarat penyewa, Edy menyebut cukup mudah, yaitu mengisi formulir identitas diri, melampirkan fotokopi kartu tanda penduduk, fotokopi kartu keluarga, fotokopi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, Surat Izin Mengemudi, serta membayar tanda jadi. “Minimal 30 persen dan di lunasi saat mobil diambil,” tandas dia.

Sementara bila penyewa tidak menggunakan sopir, lanjut Edy, pihaknya akan melakukan survei ke tempat penyewa. Biaya survei Rp 50 ribu untuk Jakarta dan Rp 100 ribu untuk luar Jakarta ditanggung oleh calon penyewa.

tempointeraktif.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Kamis, 20 Agustus 2009

Maraknya Jasa Sewa Mobil di Jakarta

Usaha Penyewaan Mobil di Jakarta kelas sedan dan minibus semakin marak, bukan hanya milik para pengusaha besar saja tapi banyak anggota masyarakat yang punya mobil mencoba untuk meraup keuntungan dari kendaraan pribadinya (Rental Mobil Jakarta,).

"Buat saya bisnis Penyewaan Mobil memang memiliki prospek yang cerah, daripada mobil yang saya miliki hanya diam di rumah akhirnya dititipkan saja untuk disewakan," kata salah seorang warga Condet, Jakarta Timur yang menitipkan mobilnya ke sebuah Rental Mobil di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, Latief (38) di Jakarta.

Ia mengungkapkan setiap bulannya pihak Jasa Penyewaan Mobil membayar sebesar Rp3,5 juta dari mobil Kijang tahun 2003 yang dititipkannya.Syarat utama agar pihak Jasa Rental Car mau dititipkan mobil ialah kendaraan harus memiliki asuransi kehilangan dan kecelakaan selain kondisi mobil yang baik dan tahun produksi tidak kurang dari tahun 2000 karena bila ada kejadian mobil hilang atau dicuri maka asuransi yang akan menggantinya, katanya lagi).

"Premi asuransi untuk mobil saya hanya Rp3 juta pertahun, sedangkan saya mendapatkan uang sewa Rp3,5 juta perbulan, jadi untuk biaya premi tersebut ditutupi oleh satu bulan sewa, selebihnya masuk kantong saya," jelasnya.Menurut dia, keuntungan lain dari bisnis titip mobil ini selain dapat uang jasa ialah perawatan bulanan mobilnya ditanggung oleh pihak rental, baik itu perawatan mesin, penggantian suku cadang bila perlu bahkan ban pun juga dijamin. "Oleh karena itu rencananya tahun depan saya akan titip satu mobil lagi di sana," katanya (Rental Mini Bus).

Hal yang sama juga dijalani oleh, Budi (38) salah seorang warga Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia menitipkan mobil Xenia tahun 2004 nya ke sebuah Jasa Rental Car di daerah Pondok Gede, Bekasi.

"Sebetulnya mobil saya masih dalam kondisi kredit. Angsuran perbulannya Rp2.742.000. Uang jasa yang saya terima dari pihak rental sebesar Rp2.745.000. Jadi masih ada sisa sebesar Rp.33.000," jelasnya (Bursa Mobil).

Menurut dia, sisa uang yang diterima memang termasuk kecil, tapi setidaknya angsuran bulanannya sudah ada yang menutupi, dan bila sudah lunas maka dia akan ambil kembali mobilnya.

Sementara itu, salah satu tempat Jasa Penyewaan Mobil di kawasan Cililitan, Jakarta Timur mengungkapkan memang banyak masyarakat umum yang menitipkan mobilnya untuk disewakan. "Dari sekitar 65 unit mobil, saya punya 25 unit, sisanya 40 unit adalah mobil titipan," kata Direktur Utama PT Cilitan Utama Jaya, Effendi Nur. Ia akan membayar mobil yang dititipkan antara Rp3 - 3,5 juta tergantung, dari jenis mobil dan tahun produksinya.

"Yang jelas dengan adanya mobil titipan (Rental Mini Bus) ini, saya bisa menambah omzet perbulan karena bila para pelanggan butuh mobil untuk disewa selalu tersedia. Tidak kekurangan armada lah," Kata Effendi yang sudah berpengalaman selama 32 tahun di bisnis ini.(Cay)

www2.kompas.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang