Tampilkan postingan dengan label booth pameran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label booth pameran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 September 2009

Tips Mengunjungi Pameran Bunga



Berikut tipsnya.
1. Buat daftar buku-buku yang ingin dibeli: ini penting sekali karena berhubungan dengan budget yang kita sediakan cth buku architect furniture. Kita kalau sudah suka pada sesuatu pasti bawaannya ingin kita punya khan? Nah, alangkah baiknya jika kita tetap membuat daftar buku-buku yang ingin sekali kita beli, tetapi belum juga kesampaian. Dengan daftar ini, kita akan prioritaskan beli buku yang ada di daftar. Selebihnya, kita cari buku-buku murah meriah dan buku-buku gretongan.
2. Cek acara: pameran tidak cuma pajang buku doing, tetapi juga ada acara-acara pendukung. Buat yang ingin mengetahui perkembangan penerbitan, di sini tempatnya. Buat yang ingin tahu buku-buku yang sedang laris di sini tempatnya. Buat ketemu penulis pujaan, juga si sini tempatnya. Ops, acara biasanya tidak hanya dilaksanakan di panggung utama atau panggung pendukung lho, tetapi juga di stand-stand. Jadi, jelilah kalau pas liat stand pameran.
3. Cari tahu posisi stand penerbit: pameran buku tidak hanya diikuti oleh segelintir penerbit, tetapi diikuti bejibun penerbit. Coba list data penerbit yang akan kita kunjungi supaya kalau kita ke sana tidak tersesat di negeri antah barantah. Buat data stand penerbit menjadi 3 kategori, misalnya stand penerbit favorite, stand penerbit biasa aja, dan stand penerbit yang baru.
4. Cek buku-buku best seller, judul, penulis, penerbit: ini penting sekali untuk pengetahuan kita, siapa tahu kita mau nulis, jadi kan bisa up 2 date tulisan kita. Terus kita bisa tahu penerbit-penerbit yang bukunya selalu best seller, siapa tahu nanti kita nerbitin buku di sana, bisa tahu penulis-penulisnya kalau perlu nomer kontaknya, ya, sekadar say hello tidak jadi soal, kan?
5. Ambil catalog yang ada di stand pameran atau organizer company: catalog yang disediakan penerbit disediakan buat pengunjung, jadi jangan segan-segan mengambilnya. Percaya deh, banyak manfaat yang bisa diambil dari catalog tersebut. Kalau nggak percaya? Coba aja buktikan!
6. Borong buku-buku yang diinginkan: iya, ini tips terakhir yang saya sodor kan. Biasanya, di pameran diskonnya gede-gedean kan? Daripada nyesel mending borong sekarang.Hokeh, mudah-mudahan bermanfaat.

Dukung kampanye stop dreaming start action

Kamis, 03 September 2009

Tips Menata Stand Pameran

8 tips untuk membuat Booth kecil pameran anda menjadi powerfull. 8 tips dibawah ini mungkin bisa membantu anda menciptakan booth kecil yang menarik dan powerfull. Dikumpulkan dari berbagai sumber dan terbukti sangat membantu.

1. Gunakan Lampu.

Hampir semua convention centers (Kontraktor Pameran) memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth anda demi alasan dana.

2. Lakukan pendekatan ‘Novel’;

Kembangkan sebuah thema Design Pameran untuk booth anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap ‘real estate’ mereka menjadi stand out dalam Desain Pameran anda.

3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung. 4. Simple and uncluttered. Gunakan satu atau dua produk saja untuk di display.

5. ‘Size’ everything to fit the booth.

Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (TV atau plasma), poster atau graphic yang menarik sebagai bagian dari Interior Pameran. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya (Kontraktor Pameran). Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu, kan?

6. Gunakan visual Design Pameran yang berpengaruh kuat untuk arsitektur desain pameran anda dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.

7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung.

Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.

8. Gunakan paduan warna Interior Pameran yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di aren pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?….. Warna-warna netral di Desain Pameran akan membuat booth kecil anda ‘melarut’ dikeramaian.

cvastro.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Selasa, 18 Agustus 2009

Stand Pameran Terlihat Menarik

8 tips untuk membuat Booth kecil pameran anda menjadi powerfull. 8 tips dibawah ini mungkin bisa membantu anda menciptakan booth kecil yang menarik dan powerfull (Termasuk Design Pameran/ Interior Pameran). Dikumpulkan dari berbagai sumber dan terbukti sangat membantu.

1. Gunakan Lampu.

Hampir semua convention centers memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth ( Pameran ) anda demi alasan dana. Atau jika anda memiliki dana, dan ingin menggunakannya secara bijaksana bisa juga dengan cara menggantung lampu spotlight tambahan di langit-langit gedung convention. Sedikit berhemat tanpa perlu memikirkan konstruksi penggantung lampu.

Tetapi apakah ini efektif?

Berdasar hasil riset di industry pameran, penerangan yang baik, bagus dan menarik dapat meningkatkan awareness kepada pameran anda sebesar 30% persen sampai 50% persen. Luar biasa, bukan? Jadi kenapa anda tidak memikirkan untuk menginvestasikan dana dengan meminta exhibition designer atau Kontraktor Pameran merancang booth anda dengan tata lampu/penerangan yang menarik.

2. Lakukan pendekatan ‘Novel’;

Kembangkan sebuah thema untuk booth anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap ‘real estate’ mereka menjadi stand out.

3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung (Arsitektur Desain).

4. Simple and uncluttered. Gunakan satu atau dua produk saja untuk di display.

5. ‘Size’ everything to fit the booth ( Interior Design ).

Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (TV atau plasma), poster atau graphic yang menarik. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya. Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu, kan?

6. Gunakan visual yang berpengaruh kuat untuk arsitektur Design Pameran anda dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.

7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung.

Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.

8. Gunakan paduan warna yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di aren pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?….. Warna-warna netral (Desain Pameran) akan membuat booth kecil anda ‘melarut’ dikeramaian.

cvastro.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang