Selasa, 15 September 2009
Tips Mengunjungi Pameran Bunga
Kamis, 10 September 2009
Industri Logistik di Indonesia
Industri logistik di
Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng,
"Memang kebanyakan asing, ada pilihan keseimbangan untuk kecepatan mengirim dan memasukkan barang, ini penting bagi eksportir jangan sampai seluruhnya kita bergantung pada asing terus, harus ada keseimbangan antara efisiensi dan pengendali," ujarnya.
Kalangan usaha melihat belum tersentuhnya industri (Industri Pertambangan) ini dengan aturan yang jelas membuat pemain lokal tidak kompetitif dengan perusahaan asing. Kamar Dagang Industri pun meminta pemerintah dan DPR membuat UU khusus mengenai logistik.
"Maksudnya kita tidak kompetitif jika dibandingkan dengan negara lain, karena tidak ditata dengan baik, itu
Kadin pun sudah meminta pemerintah memasukkan UU logistik ini dalam revisi paket kebijakan mengenai iklim investasi dalam Inpres No 6 Tahun 2007.
Alasan Kadin meminta sektor logistik (Design Pameran) dimasukkan ke dalam Inpres 6 itu adalah karena logistik hal yang penting khususnya untuk distribusi dan di Indonesia komponen usaha yang paling besar adalah biaya logistik.
"Kalau prinsip-prinsip yang selama ini, menjadi tarik-menarik bahwa Kadin tidak keberatan logistik itu 95 persen oleh asing, sekarang 49 persen karena memang dari dulu sudah 95 persen, kita setuju. Tetapi untuk domestik seperti tracking, pergudangan, darat, warehouse, semua mesti perusahaan nasional," tambahnya
detikfinance.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Senin, 07 September 2009
Memulai Terjun di Dunia Event Organizer
Dari namanya saja sudah bisa ditebak, usaha ini memang memanajeri penyelenggaraan sebuah even. Dan jika Anda memiliki banyak relasi atau kenalan, suka kegiatan yang banyak berhubungan dengan orang, serta sering memiliki ide-ide kreatif, mungkin Anda salah satunya orang yang berbakat untuk mengelelola sebuah Organizer Company
Meski masih banyakpeluang, tepat saja, untuk bisa memiliki dan mengelola EO yang dapat dipercaya terus menerus oleh klien, tentu saja ada beberapa hal yang perlu dimiliki. Dan yang utama adalah kreatifitas, itulah bahan jualan dari EO.
Beberapa klien pun datang dari bidang yang berbeda-beda. Mulai dari bidang property untuk menggarap Architect Furniture sampai urusan Stand Pameran, telekomunikasi, dipercaya untuk menggarap seminar pendidikan, even otomotif, alat-alat kesehatan, hingga klien di bidang penerbangan.
Tips Jika Ingin Terjun Di Bidang EO:
Saat ditanya tentang apa saja yang bisa dijalani bagi mereka yang ingin terjun di dunia EO, Silvi memberikan beberapa tips ringkas berikut ini:
1. Miliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Di
2. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat tim khusus. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri.
3. Atur atau manajemeni dengan baik dan profesional.
4. Jangan takut untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda.
5. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas.
6. Miliki jaringan relasi sponsor. Terkadang pihak pemakai jasa EO juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi EO itu sendiri.
7. Harus bisa memanejemen emosi. Kerja EO apalagi jika makin dekat dengan hari H penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel EO itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini.
8. Untuk mereka yang baru terjun, utamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah EO, maka di kesempatan lain, EO ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan EO ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru.
blogger.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Kamis, 03 September 2009
Tips Menata Stand Pameran
1. Gunakan Lampu.
Hampir semua convention centers (Kontraktor Pameran) memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth anda demi alasan dana.
2. Lakukan pendekatan ‘Novel’;
Kembangkan sebuah thema Design Pameran untuk booth anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap ‘real estate’ mereka menjadi stand out dalam Desain Pameran anda.
3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung.
5. ‘Size’ everything to fit the booth.
Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (TV atau plasma), poster atau graphic yang menarik sebagai bagian dari Interior Pameran. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya (Kontraktor Pameran). Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu,
6. Gunakan visual Design Pameran yang berpengaruh kuat untuk arsitektur desain pameran anda dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.
7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung.
Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.
8. Gunakan paduan warna Interior Pameran yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di aren pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?….. Warna-warna netral di Desain Pameran akan membuat booth kecil anda ‘melarut’ dikeramaian.
cvastro.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selasa, 25 Agustus 2009
Pameran
Pelaksanaan pameran meliputi:
pameran tetap
pameran yang menyajikan karya-karya koleksi galeri nasional
Pameran temporer
pameran tunggal atau partisi pameran bersama yang menyajikan karya-karya seni rupa dalam jangka waktu tertentu yang diselenggarakan oleh galeri nasional
Waktu penyelenggaraan pameran temporer(meliputi pameran desain dan pameran interior) berlangsung minimal selama 10 hari, maksimal berlangsung selama 30 hari.
pameran yang menyajikan karya-karya koleksi galeri nasional
Pameran Tunggal / Pameran Bersama
materi yang dipamerkan pada pameran bersama merupakan karya-karya lebih dari satu seniman. Biaya desain interior atau dekorasi pameran ditanggung oleh seniman yang bersangkutan.
Peminjaman gedung dilakukan dengan cara mengajukan permohonan disertai porposal kepada galeri nasional
Penyelenggaraan pameran dapat dilangsungkan antara 1 minggu sampai 3 minggu. Selama satu tahun pameran yang diselenggarakan di gedung ini dapat mencapai 15 pameran.
Selasa, 18 Agustus 2009
Stand Pameran Terlihat Menarik
1. Gunakan Lampu.
Hampir semua convention centers memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth ( Pameran ) anda demi alasan dana. Atau jika anda memiliki dana, dan ingin menggunakannya secara bijaksana bisa juga dengan cara menggantung lampu spotlight tambahan di langit-langit gedung convention. Sedikit berhemat tanpa perlu memikirkan konstruksi penggantung lampu.
Tetapi apakah ini efektif?
Berdasar hasil riset di industry pameran, penerangan yang baik, bagus dan menarik dapat meningkatkan awareness kepada pameran anda sebesar 30% persen sampai 50% persen. Luar biasa, bukan? Jadi kenapa anda tidak memikirkan untuk menginvestasikan dana dengan meminta exhibition designer atau Kontraktor Pameran merancang booth anda dengan tata lampu/penerangan yang menarik.
2. Lakukan pendekatan ‘Novel’;
Kembangkan sebuah thema untuk booth anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap ‘real estate’ mereka menjadi stand out.
3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung (Arsitektur Desain).
4. Simple and uncluttered. Gunakan satu atau dua produk saja untuk di display.
5. ‘Size’ everything to fit the booth ( Interior Design ).
Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (TV atau plasma), poster atau graphic yang menarik. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya. Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu,
6. Gunakan visual yang berpengaruh kuat untuk arsitektur Design Pameran anda dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.
7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung.
Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.
8. Gunakan paduan warna yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di aren pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?….. Warna-warna netral (Desain Pameran) akan membuat booth kecil anda ‘melarut’ dikeramaian.
cvastro.com
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Kamis, 06 Agustus 2009
Tips Membuat Pameran Wedding
2. Lakukan pendekatan 'novel'; kembangkan sebuah thema untuk stand pameran dan stand design pameran anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap 'real estate' mereka menjadi stand out.
3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung.
4. Simple and uncluttered. Gunakan satu atau dua produk saja untuk di display.
5. 'Size' everything to fit the booth. Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (tv atau plasma), poster atau graphic yang menarik. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya stand pameran desain dan desain stand pameran. Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu,
6. Gunakan visual yang berpengaruh kuat dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.
7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung. Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.
8. Gunakan paduan warna yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di arena pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?..... Warna-warna netral akan membuat stand pameran desain dan desain stand pameran kecil anda 'melarut' dikeramaian.
9. Jadikan pameran anda full service, bukannya 'self-service'. Lho, kok...? Maksudnya apa? Menyebar flyers, brochures, product samples and give away di meja display dimana pengunjung bisa mencomot sambil berjalan lewat, sebenarnya menggagalkan tujuan anda mengikuti pameran design dan pameran jakarta. Ingat, tujuan anda berpameran adalah untuk berinteraksi dengan pengunjung.
10. Jika memang dana terbatas akan tetapi memiliki rencana pameran design dan pameran jakarta untuk mengikuti beberapa pameran, berinvestasilah dengan membeli modular system.
http://chreeztyan.blogspot.com
Kamis, 23 Juli 2009
Tips Membuat Pameran Komputer
1. Gunakan lampu.
Hampir semua convention centers memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan untuk dekorasi pameran booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth (dekorasi pameran, gunakanlah jasa kontraktor pameran ) anda demi alasan dana. Atau jika anda memiliki dana, dan ingin menggunakannya secara bijaksana bisa juga dengan cara menggantung lampu spotlight tambahan di langit-langit gedung convention. Sedikit berhemat tanpa perlu memikirkan konstruksi penggantung lampu.
2. Lakukan pendekatan ‘novel’;
3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung, hubungi kontraktor pameran ( desain interior pameran anda ).
5. ‘size’ everything to fit the booth ( interior design ).
6. Gunakan visual yang berpengaruh kuat untuk arsitektur desain pameran anda dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.
7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung.
8. Gunakan paduan warna yang menarik, eye catching sehingga bisa partisi pameran dan desain interior di aren pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?….. Warna-warna netral ( pada desain pameran ) akan membuat booth kecil anda ‘melarut’ dikeramaian
Dukung kampanye stop dreaming start action sekarang
http://cvastro.com/