Tampilkan postingan dengan label jual pakaian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual pakaian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2009

Tips Belanja Cerdas & Hemat Saat Diskon

Kata “belanja” pastinya sangat akrab di telinga wanita. Walaupun belanja termasuk dalam kegiatan konsumtif, tak bisa dipungkiri pemenuhan kebutuhan sandang memang menjadi prioritas sebagian wanita.

Bagi wanita, penampilan seringkali diatas segalanya. Keinginan untuk menunjukkan status sosial dalam sebuah lingkungan tak bisa dinomor duakan. Momen seperti Jakarta Great Sale pastinya tidak akan dilewatkan para shopaholic untuk mendapatkan barang-barang yang mereka incar dengan harga supermiring. Agar pesta Diskon Produk ini tidak membuat miskin mendadak, ada baiknya tips belanja hemat dibawah ini dicontek :

· Jangan jadikan pesta diskon sebagai ajang hura-hura atau aji mumpung karena harga Jual Pakaian murah. Ada kebutuhan lain yang perlu diprioritaskan.

· Catatlah kebutuhan apa yang akan dibeli dan ukurlah berdasarkan skala prioritas, mana yang lebih dulu dibeli.

· Tinggalkan kartu kredit di rumah. Sediakan uang cash di dompet secukupnya.

· Bawa daftar belanjaan & jangan membeli selain yang ada di daftar belanjaan tersebut.

· Jangan pergi belanja dalam keadaan lapar, bingung, sedih atau marah. Belanja dalam keadaan seperti itu akan membuat anda melampiaskannya dengan membeli barang-barang yang belum tentu anda butuhkan atau inginkan.

· Berbelanjalah sendiri. Jika ingin membawa teman, pilihlah teman yang tidak suka berbelanja. Jika membawa teman yang gila shopping atau gila diskon, justru akan mempengaruhi anda untuk ikut-ikutan belanja.

· Kendati sedang diskon, sebaiknya selektif membeli barang yang dibutuhkan agar mendapatkan barang yang murah dengan kualitas yang bagus (Jual Tas).

· Berbelanja melalui internet sebaiknya mulai diprioritaskan, karena mengeliminir biaya transportasi yang melambung, biaya makan minum, waktu yang terbuang, dll. Belum lagi kalau berbelanja dengan seluruh anggota keluarga, biaya tersebut akan membengkak sejumlah faktor pengalinya.

anekabelanja.multiply.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Senin, 07 September 2009

Busana Modern



Sebelum berbelanja celana anak atau pakaian, anda harus mempunyai perencanaan. Periksa dulu lemari pakaian. Pakaian apa yang ada, apa yang kurang? Misalnya, blus merah berleher tinggi belum ada pasangannya, dsb.

Anggarkan belanja anda. Bila kita pergi ke toko dengan jatah dua ratus ribu rupiah untuk sebuah gaun, kita lebih gampang mencarinya. Pergilah ke kelompok display gaun dua ratus ribuan.

Berbelanjalah lebih awal. Untuk keperluan acara reuni sekolah, misalnya, kita pasti akan lebih lama memikirkan dan mengobrak-abrik jenis pakaian yang cocok di toko.

Kenakan fashion wanita yang cocok waktu berbelanja. Bila mau mencari pakaian untuk acara khusus, sesuaikan dengan pakaian kita saat berbelanja. Misalnya, mencari gaun dengan pasangan pakaian dalam (bra) tertentu maka bawalah jenis bra yang sama supaya ketika dicoba di kamar pas sudah sesuai benar.

Berbelanjalah sendiri. Bila benar-benar ingin minta second opinion, taruhlah barangnya di rak tertentu atau titipkan kepada pramuniaganya, lalu kembali lagi dengan mengajak teman anda untuk dimintai pendapatnya.

Tutup mata terhadap barang promosi misalnya seperti yang ada di toko tas. Jika kita hanya butuh pakaian tertentu, jangan lihat kiri-kanan lagi. Barang promosi akan memancing kita membeli barang yang tak dibutuhkan.

Minta bantuan pramuniaga. Tak ada salahnya minta bantuan pramuniaga untuk mencarikan barang yang dibutuhkan. Beri tahu saja instruksinya atau keinginan kita. Kita bakal banyak menghemat waktu. Hati-hati jangan membeli barang yang tak diperlukan.

Coba, cobalah dulu. Membeli pakaian harus teliti dengan memeriksanya secara cermat. Cobalah dipakai untuk berjalan, duduk, dan jongkok. Apakah ada jahitan yang putus, keliman mengerut, ritsleting macet, atau kancingnya hilang? Semuanya harus berfungsi normal.

Dukung kampanye stop dreaming start action


http://butikane.com/news/6/Tips-Membeli-Pakaian

Bisnis Fashion & Baju Jadi Sangat Menguntungkan

Ujun, di umur 17 tahun sudah bisa membeli motor dengan uang hasil jerih payahnya. Dengan motor di tangan, ia semakin bersemangat menggeluti usahanya, jualan pakaian (Baju Hongkong ) di Pasar Beringharjo. Usaha yang menurut dia menyenangkan untuk diselami.

Senin (13/7), ketika ditemui, ponsel Ujun berkali-kali berdering. ”Wah, ini ada kaitannya dengan bisnis. Maklum, Senin hari paling sibuk, hari untuk berkoordinasi dan merampungkan banyak urusan,” ucapnya sembari tertawa.

Lelaki bernama lengkap Ujun Junaedi Salat (43) ini, meski sibuk, tetap ceria selama mengobrol. Beberapa pelanggan yang mampir ke kiosnya siang itu, tak lupa dicandainya.

Begitu si pelanggan berlalu, Ujun melanjutkan obrolan. ”Kios saya —yang berukuran 7 meter persegi—ini sudah nggak muat. Lha, pakaian dan celana sampai saya taruh di pagar dan jalan dalam pasar. Tengok kanan-kiri, belum ada kios yang dijual,” katanya.

Dalam benak Ujun, orientasinya adalah mencari cara mengembangkan usaha. Darah dagang memang mengalir pada diri Ujun karena orangtuanya membuka usaha pembuatan pakaian, walau hanya berskala rumah tangga. Ujun kecil sudah akrab dengan baju, kemeja, dan celana dan Fashion Anak.

Ada cerita di balik ”terdamparnya” Ujun di Yogyakarta. Waktu itu, kakak Ujun mencoba peruntungan nasib dengan membuka kios pakaian di Pasar Beringharjo. Ujun yang baru saja lulus SD ingin ikut dan membantu. Sekalian juga ia belajar bisnis.

Pulang sekolah, dia langsung ke pasar. Lama-kelamaan Ujun ketagihan dan kuliahnya di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Yogyakarta jadi keteteran. Kuliahnya terpaksa ditinggal karena waktu itu dia sudah lepas dari kakaknya dan nekat membuka kios sendiri. Tahun 1993, Ujun pertama kali menempati kios sendiri.

”Sempat awalnya cemas karena takut kios kebakaran. Beberapa pasar, kan, kebakaran. Makanya, sebisa mungkin barang dagangan saya angkut pulang. Lha kalau kebakaran, langsung bangkrut dong, saya. Untunglah pasar ini belum pernah kebakaran,” tuturnya.

Ujun melanjutkan, sandang yang dijual kebanyakan dibeli pedagang dari seluruh DIY untuk dijual lagi. Untuk pembeli eceran malah jarang. ”Mereka kulakan ke saya, beberapa hari sekali, sepekan sekali, atau sebulan sekali. Kalau dihitung-hitung, dalam sehari, saya menjual 100-250 potong. Barang-barang ini adalah produksi pabrik di Jakarta dan Bandung,” ujarnya.

Namun, diingatkan Ujun, di balik angka penjualan tersebut, ada serentetan hal yang dilakukan. Salah satunya adalah ia mesti hati- hati bermitra. ”Kalau nggak cermat, saya bisa ketipu. Beberapa kali saya ketipu. Sekali ketipu, sekian juta bisa amblas. Memang ada yang akhirnya mau membayar, tetapi setelah berbulan-bulan menunggak,” tuturnya.

Namun, lelaki kelahiran Sukabumi 17 April 1968 ini tidak mau patah arang. Namanya saja berbisnis, maka harus siap dengan risiko. Namun, begitu ada kesempatan, harus diambil. Orang-orang baru yang sekiranya bisa jadi mitra bisnis harus dilirik.

Walau cukup mapan dalam bisnis (Souvenir Store), ayah tiga anak yang sekarang Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo (Pagerharjo) ini menyebut peran istrinya amat besar. Karena itu, papan nama di toko Ujun bertuliskan ”AA Jeans M Nur”. Nur adalah panggilan istrinya, Suprinurhayati. Ujun tak keberatan nama tokonya tak bertuliskan nama dirinya.

cetak.kompas.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Selasa, 28 Juli 2009

Tips Dan Trik Belanja Pakaian Pria



1. Cek guestbook website penjual dan testimoni orang-orang yang sudah pernah membeli di butik online tersebut.
Hal ini sangatlah penting untuk mengecek kredibilitas penjual pakaian online murah yang sebenarnya. Setidaknya beberapa komentar pembeli lain yang puas dengan servis dan produk penjual pakaian online murah bisa memberikan kita sedikit jaminan bahwa penjual tersebut memang memiliki reputasi yang baik.

2. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai butik online tersebut.

Misalnya, butik pakaian online yang pernah direview di website atau koran tentu lebih meyakinkan. Selain itu, butik yang menggunakan host sendiri juga biasanya dapat lebih dipercaya daripada butik pakaian online yang menggunakan jasa multiply atau blogger, walaupun hal ini tidak 100% benar – banyak juga kok butik online di multiply yang sangat bagus!

3. Berhati-hatilah dalam bertransaksi.

Sebisa mungkin jangan gunakan kartu kredit anda untuk berbelanja di butik pakaian online yang baru anda temui. Informasi standar yang anda berikan pada penjual pakaian biasanya hanya nama, alamat, nomor telepon, atau mungkin nomor rekening untuk mengembalikan uang sekiranya terjadi refund. Jangan pula langsung percaya pada janji-janji manis penjual pakaian murah yang belum tentu benar.


4. Beli dalam kuantitas kecil dulu.

Jika anda belum yakin dengan kredibilitas penjual, cobalah belanja pakaian dalam kuantitas kecil dulu, sehingga anda tidak terlalu kecewa karena lapar mata dan ternyata produk yang diinginkan tidak sesuai harapan.

5. Ikuti kata hati.

Saya sering mendengar banyak orang yang akhirnya terhindar dari penipuan karena mengikuti perasaan ketika belanja pakaian online. Jika anda tidak merasa sreg dengan seorang penjual, dan melihat tanda-tanda kurang beres dari penjual pakaian murah (misalnya, konfirmasi yang sangat lambat – lebih dari 24 jam, kata-kata yang ketus, alasan dan janji buta yang kurang masuk akal, nomor rekening yang berganti-ganti, data penjual yang kurang lengkap), lebih baik anda tidak melanjutkan transaksi atau melakukan cash on delivery dengan penjual tersebut saat belanja pakaian online.

6. Cash on delivery.

Tentu saja, beberapa butik online tidak memiliki sistem cod atau sebelum belanja pakaian. Namun jika bisa, alangkah lebih baik dan aman jika anda dapat bertemu langsung dengan sang penjual dan bertransaksi. Kedua pihak diuntungkan. Jika tidak memungkinkan, mungkin bisa bertransaksi dengan sistem dp, yang tentu saja harus berdasarkan persetujuan bersama

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

Http://www.butikane.com