Tampilkan postingan dengan label konstruksi bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konstruksi bangunan. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2009

Bahan Konstruksi Baja Lebih Aman & Murah

PT Krakatau Steel (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Krakatau Engineering, mengusulkan kepada pemerintah agar menggunakan basis konstruksi baja dalam pembangunan rumah susun sederhana. Selama ini pembangunan rumah susun menggunakan konstruksi beton kontraktor bangunan harus memperhatikan ini.

Kementeriaan Negara Perumahan Rakyat mempertimbangkan usulan tersebut. Namun Departemen Pekerjaan Umum juga akan melancarkan opini kedua untuk membandingkan harga.

Direktur Utama Krakatau Fazwar Bujang mengatakan, keunggulan konstruksi baja untuk tempat tinggal terutama dari segi harga, yang lebih murah. Harga itu pun relatif stabil sesuai harga minyak sekarang, dan tren yang tidak akan naik.

"Dulu puncaknya bisa mencapai US$ 1.200 per ton, sekarang hanya US$ 600 per ton," kata Fazwar usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Rabu 29 April 2009.

Sedangkan dalam hal teknis, konstruksi atap baja misalnya dianggap lebih aman dari konstruksi beton. Dalam fase elastis, konstruksi baja dapat menahan beban dinamis seperti angin dan gempa, hingga kembali ke bentuk semula.

Lalu, dalam fase plastis, baja dapat menahan beban dinamis ke dalam tahap miring dan menahan waktu runtuh lebih lama. "Hingga memberikan waktu untuk menyelamatkan diri sebelum runtuh," kata Fauzar.

Selain itu, pabrikasi baja juga menjamin standarisasi mutu dengan mengawasi proses pabrikasi, pemasangan, disain standar, dan konstruktor yang disertifikasi.

Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asy'ari mengatakan, akan ada proyek percontohan untuk bisa mengetahui secara persis dari segi biaya dan waktu. Rencanananya proyek percontohan akan dilakukan, namun belum diputuskan lokasinya. "Bisa di Plumpang (Jakarta Utara), atau di Makassar," kata Yusuf.

Untuk membandingkan harga konstruksi baja dengan beton, Departemen Pekerjaan Umum akan melakukan second opinion. Penelitian akan dilakukan di Pusat Penelitian Pengembangan Permukiman.

www.vivanews.com

Rabu, 16 September 2009

Profesi Konsultan

Dalam Merriam Webster Dictionary, kata konsultan (consultant) diterjemahkan menjadi 'one who gives professional advice and services'. Sebagai sebuah profesi, jabatan konsultan menjadi sangat membanggakan dan prestisius di mata semua kalangan profesional dan birokrasi. Tugasnya terlihat ringan karena per definisi dia hanya dimintai nasihat dan memberikan pelayanan pada aspek yang menjadi keahliannya saja.

Dari segi salary, rata-rata jabatan konsultan memiliki ragam tunjangan dan renumerasi berdasarkan klasifikasi yang dibuat dengan standar tinggi. Ambil contoh jabatan konsultan bidang hukum seperti pengacara. Banyak sekali orang menjadi cepat populer karena menjadi pengacara artis, pengacara pejabat yang korup, hakim yang bisa mengatur tarif sebuah keputusan, sampai jaksa yang memasang tarif sogokan perkara. Masa kerja dan uang penghasilan yang masuk sangat mudah karena hasil pekerjaannya pun tak membutuhkan proses yang lama dan berkesinambungan.

Contoh lain adalah Konsultan Bangunan. Dengan gelar insinyur yang disandangnya, dia bisa memperkirakan lama sebuah bangunan dibuat dan ongkos Konstruksi Gedung yang diperlukan. Berdasarkan pengalaman kerjanya, konsultan bangunan atau Kontraktor Bangunan pun memiliki tingkat penghasilan di atas rata-rata jabatan operasional dan fungsional orang kantoran, apalagi jabatan di sekolah.

Konsultan media juga sebuah jabatan yang menggiurkan di tengah maraknya jenis media dan tayangan yang pasti banyak diminati pemirsa. Wartawan dan eks wartawan yang telah menjadi senior dan memiliki pengalaman yang luas di bidang jurnalistik rata-rata memilih profesi itu, baik sebagai trainer maupun konsultan.

Jangan tanya jabatan konsultan spiritual seperti Mama Lauren, Ki Joko Bodo, dan Ki Joko-Ki Joko lainnya, sangat mudah meraup rupiah hanya karena pandai memanfaatkan kelemahan psikologis dan mentalitas masyarakat kita yang memang masih terperangkap oleh mistisisme dan takhayul, bahkan dalam beragama. Pokoknya semua contoh jabatan konsultan di atas sangat promising dan patut kita buatkan kerangka kurikulumnya untuk sekolah-sekolah kejuruan kita.

mediaindonesia.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang