Tampilkan postingan dengan label laundry kiloan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laundry kiloan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2009

Memulai Usaha Laundry Pakaian

Berikut beberapa persiapan jika Anda ingin menjalankan Usaha Laundry ini



* Lokasi yang strategis. Sesuaikan pula dengan harga sewa tempat.

* Mesin cuci dan pengering pakaian. Jumlahnya menyesuaikan budget Anda.

* Alat setrika listrik.

* Pegawai/ karyawan. Sementara itu, untuk tenaga administrasi bisa Anda tangani sendiri terlebih dahulu.

* Biaya operasional untuk biaya detergent, pewangi & pelembut pakaian, biaya air, listrik, plastik pembungkus.

* Peralatan pendukung Laundry Pakaian seperti : keranjang pakaian kotor, rak / almari untuk menempatkan pakaian yang siap kirim, gantungan baju, timbangan ( untuk Laundry kiloan).

* Armada untuk antar jemput pesanan.



Beberapa tips yang bisa diterapkan dalam bisnis atau Peluang Usaha ini



* Rekrut tenaga pencuci dan training mereka untuk selalu ramah terhadap pelanggan, memahami standart pencucian yang baik, dan tepat waktu dalam pengerjaan order ( hal-hal inilah yang menjadi standart layanan Laundry waralaba)

* Buatlah sistem pembukuan sederhana.

* Buatlah nota order cucian, jangan lupa beri logo / alamat usaha Laundry Anda (promosi terselubung).

* Pelajari standart pencucian Usaha Laundry Pakaian yang bersih, pengeringan dan tahap setrika yang baik sesuai jenis kain.

* Pelajari tentang resiko Peluang Usaha dan kerusakan pakaian karena perubahan warna saat dicuci, luntur atau kusut. Jangan sampai Anda mengecewakan pelanggan terhadap kesalahan pencucian, karena bisa membuat Anda kehilangan pelanggan.

* Buat spanduk di tempat Anda dan sebarkan brosur Laundry Pakaian Anda ke lokasi kost-kostan, perumahan, perkantoran, losmen, rumah sakit dll. Setidaknya Anda harus giat sebar brosur setiap 3 bulan sekali. Ini dimaksudkan untuk menggaet pelanggan baru.

* Buat promosi dengan gratis pencucian setiap pengumpulan nota 10x cuci atau setiap nominal tertentu.



Jika Anda menjalankan Usaha Laundry dengan sungguh-sungguh, lambat laun Anda bisa menambah armada mesin cuci Anda dengan banyaknya pelanggan yang datang. Jangan menganggap Usaha Laundry Pakaian ini adalah bisnis rendahan, karena dengan keuletan, Anda bisa meraup rupiah hanya bermodal mesin cuci.



Oke, sudah siapkah Anda mulai berbisnis?



peluangusaha.web.id



Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Rabu, 29 Juli 2009

Bisnis Yang Terus Berkembang

Coba apa yang terpikir saat menyimak angka-angka di bawah ini? Di Jakarta yang berpenduduk Ummi Klinsekitar 8 juta atau kurang-lebih 2 juta kepala keluarga, diprediksi hanya kurang dari 0,5 % yang terjamah jasa binatu. Pada 2007 ini, ditengarai angkanya baru sedikit meningkat dibandingkan angka tahun lalu yang diperkirakan sekitar 5.000 kepala keluarga.

Padahal, pergeseran gaya hidup serta tuntutan kebutuhan ekonomi menyebabkan sebagaian besar penghuni Jakarta menjadi keluarga super sibuk. Hampir semua anggota keluarga, baik suami maupun istri dituntut memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan sebagian besar waktunya pada aktifitas di luar rumah. Hal itu tidak ayal menyebabkan beberapa urusan di dalam rumah kurang menjadi perhatian karena setelah lelah seharian bekerja yang terpikir sesampai di rumah adalah istirahat. Pekerjaan mencuci dan menyetrika baju misalnya, kerap kali menjadi urusan yang merepotkan sehingga butuh bantuan orang lain sebab mau tidak mau penampilan yang bersih dan trendy diperlukan untuk mendukung setiap kegiatan.

Maka tidak salah apabila
laundry pakaian merupakan salah satu peluang usaha jasa yang pasti akan terus berkembang. Tidak hanya di Jakarta, di kota-kota besar lainnya pun, pasar usaha laundrynya cukup menggiurkan. Di Jogjakarta yang tercatat memiliki 300.000 mahasiswa dan pelajar, konon bisa menghasilkan perputaran omset tidak kurang dari Rp 1,5 miliar per bulan. Dan ini hanya dinikmati 300-an usaha laundry pakaian. Secara garis besar, saat ini berkembang dua jenis peluang usaha laundry berdasarkan model penghitungan biaya. Yang terlebih dahulu ada yakni berdasarkan jumlah pakaian per potong, kemudian menyusul model laundry dengan mengitung berat cucian atau usaha laundry kiloan yang belakangan mulai marak.

Fenomena yang disebut terakhir ini cukup menarik. Sekarang bayangkan saja, misalkan 10% dari 2 juta keluarga di Jakarta dengan rata-rata terdiri 4 orang anggota bisa tergarap maka sama artinya terdapat 800.000 orang minta dilayani. Apabila setiap hari masing-masing mempunyai pakaian kotor sebanyak 1,5 kg pakaian berarti 1.200 ton siap dicuci. Itu baru sejumlah konsumen dari keluarga dan belum menghitung pangsa pasar
laundry pakaian lain seperti jutaan kamar penginapan dan hotel, masih ditambah restoran dan lain-lain. Bisa dipastikan omset peluang usaha yang mampu diraup mencapai triliunan rupiah per bulan!

Peluang usaha laundry
menggiurkan itulah yang ditangkap para pengusaha sehingga banyak usaha laundry pakaian baru mulai bermunculan. Contohnya Fasolia Winda dan Litha Aprilyanti yang bekerja sama mendirikan Umi Klin. Meski baru beroperasi mulai 1 Maret 2007 tetapi bisnisnya mulai dirintis sejak bulan Januari dengan mengusung konsep laundry kiloan. Bermarkas di kompleks perumahan di kawasan Bekasi maka pasar utama yang dibidik tidak lain adalah para keluarga yang menjadi penghuni perumahan.

http://www.majalahpengusaha.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang