Tampilkan postingan dengan label peluang bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2009

Tips Memulai Usaha Bisnis Internet



1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel, dan catering.
2. Terdesak kebutuhan, seperti phk, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.
3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut mlm. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.
4. Inspirasi dari membaca pikiran, koran, tv, internet, obrolan teman kantor, ****i-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “wow”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.
5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang cth jual rumput futsal
6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher hp, refil aqua, dan usaha konsultan.
7. Lihat peluang di tempat kerja , usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental ps, cleaning service, dll.
8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.
9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon pakaian hamil, elektronika dan salon.
10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.




http://bi.konblog.com

Senin, 28 September 2009

Tips Menangkap Peluang Bisnis Online



Peluang bisnis usaha identik dengan keberuntungan cthnya mushroom food, rejeki atau penghasilan.jadi peluang itu dekat dengan uang. Meraih peluang sama dengan meraih uang. Kalau begitu apakah kita akan diam melihat peluang atau meraihnya ketika ia lewat di depan kita? Pepatah mengatakan “peluang itu cuma lewat sekali dan tidak pernah kembali lagi”. Jadi, ketika peluang bisnis usaha
sewa mobil jakarta itu datang kita harus siap untuk menerimanya.

Hal-hal dasar apa saja yang harus siap di dalam diri kita ketika peluang itu datang?

1. Knowledge.
Pengetahuan atau informasi yang menunjang di bidang “peluang” itu sendiri.
Bagaimana mungkin misalnya saja kita ditawarkan pekerjaan sopir truk kita tidak bisa mengemudikan mobil?

2. Mentality.
Mentalitas merupakan faktor utama dalam suksesnya melakukan sebuah pekerjaan atau peluang bisnis usaha baru.
Sebagai contoh mungkin kita sudah bisa mengendarai mobil tetapi mental kita tidak bisa menerima pekerjaan sebagai sopir truk itu karena takut nabrak.
Mentalitas yang buruk dapat mengganggu naiknya prestasi karier saat menjual alat fitness atau bisnis seseorang. Hal ini diidentikkan dengan faktor emosional atau emotional quetions (eq).
Kita sebagai diri kita adanya sering merasakan perasaan takut, ragu2 atau dihantui bayang2 negatif lainnya.
Cara mudah mengatasi ketakutan hanyalah 1 yaitu melawan rasa takut itu sendiri baik dalam pikiran mental ataupun tindakan nyata.
Mungkin kita pada waktu sd pernah disuruh maju di depan kelas untuk bernyanyi atau berpuisi, pidato.
Nah, sebelum kita maju, hati kita selalu berdebar2 ketakutan, tetapi ketika kita dipanggil maju seolah2 kita dipaksa melakukan apa yang kita takutkan itu.
Dan setelah melewati “masa kritis” itu ternyata kita bisa mengalahkan apa yang kita takutkan tadi.
Jadi, sebenarnya kita bisa mengatasi mentalitas ketakutan dengan melompat keluar mengambil 1 tindakan yaitu keluar dari ketakutan itu sendiri = “action!”.


3. Attitude.

Sikap merupakan faktor yang hampir sama dengan mentalitas,sikap mengendalikan seluruh tubuh kita.
Apabila hari ini anda bersikap sedih, lemah, pesimistis, lesu, tidak bersemangat, seolah-olah tidak ada harapan baru, negatif thinking, maka ketika anda melihat sebuah peluang kerja-bisnis-usaha tidak akan pernah melihatnya sebagai sebuah harapan yang membantu kehidupan anda.
Ibarat anda berada di padang pasir selama seminggu dan anda kehausan, tetapi ketika ada orang menawarkan segelas es jeruk segar anda menghiraukannya begitu saja.
Semangat adalah faktor penting untuk bekerja, dengan semangat kita siap menerima tantangan seberat apapun.
Bahkan kita berani melakukan peribahasa “berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian”.
Sikap thomas alfa edison berhasil mengalahkan kegagalan ratusan kali untuk berhasil menemukan lampu.
Ia memilki sikap positif meskipun pernah dianggap bodoh oleh gurunya, dan mau bekerja lebih keras sehingga berhasil membuat hak paten 1.093 penemuannya.
Berapa kali anda gagal? 10? 20? 100? Dan anda berhenti? Bagaimana dengan thomas alfa edison yang sudah gagal beribu2 kali?




http://peluangbisnisbaru.com

Selasa, 15 September 2009

Trik Memulai Usaha Bisnis



1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel, Kids Birthday dan catering.
2. Terdesak kebutuhan, seperti PHK, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.
3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut MLM. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.
4. Inspirasi dari koran, TV, internet, obrolan teman kantor, ****i-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “WOW”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.
5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang.
6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher HP, refil aqua, dan usaha konsultan.
7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental PS, cleaning service, dll.
8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service computer, pengiriman barang dan bimbingan belajar.
9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti Sablon Digital, elektronika dan salon.10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.

Dukung kampanye
stop dreaming start action


http://bi.konblog.com

Rabu, 09 September 2009

Aksesoris Manik-Manik



1) tentukan target market
sebelum menjadikan aksesoris
manik manik sebagai bisnis, sangat bijaksana untuk mengetahui aksesorisnya mau dijual ke siapa. Kalau teman-teman kita kebanyakan menggunakan kerudung, aksesoris berbentuk bros tentunya akan lebih mudah dijual dibanding dengan anting-anting. Kalau target market gadis-gadis muda pekerja kantoran kaya disamping, mungkin lebih laris manis kalau kita jual kalung name tag

2) pelajari selera target market
cara paling mudah adalah beli majalah atau buku yang memuat banyak gambar aksesoris, tunjukkan ke calon pembeli dan minta mereka memilih mana yang paling oke ^_^ kalau mau lebih canggih mungkin bisa nyewa lembaga survey independen.. Qhehehe mahal ya boww..., tapi bersama jalannya waktu kita akan terlatih untuk mengenali selera pasar ini kok pren

3) beli bahan sesuai kebutuhan
nah setelah menetapkan apa yang mau dibuat, sebaiknya kita cukup bijaksana memilih bahan yang akan dibeli ^_^ ada baiknya memilih berbagai jenis bahan dalam satu nuansa warna tertentu daripada satu jenis bahan yang warna-warni... Hehehehe karena biasanya di awal-awal kita punya kecenderungan untuk koleksi semua warna biar bisa bikin macem-macem, padahal kalau warnanya aja yang sama modelnya akan itu-itu aja pren... Dan pembeli lebih suka puny bentuk yang beda-beda daripada koleksi semua warna dari satu model
model undangan yang sama

4) ikutan acara-acara yang banyak manik-maniknya
bisa ikutan bazar, jalan-jalan ke toko manik-manik, ikutan workshop, gabung di milis manik-manik cantik, atau jadi sahabat koleksikikie juga bisa (lho kan emang udah kie ^_^) intinya sih pren..dengan semakin dekat dengan dunia ini, kita akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, cepet ikutan trend dan sapa tau bisa kecipratan bisnis dari temen-temen yang sudah kebanjiran order... Trust me pren, kadang order bisa datang justru di saat yang gak keduga, dengan semakin sering beredar di dunia manik-manik maka peluang nerima orderan akan semakin besar

5) siapkan nama dan kemasan yang unik
walaupun terlihat sederhana, tapi kemasan yang unik dan menarik akan meningkatkan daya jual dari produk kita. Nama yang menarik akan memudahkan customer untuk mengingat dan mempromosikan ke temannya ^_^ box sederhana bisa dibuat sendiri dengan membeli buku tentang cara membuat kemasan produk sederhana, untuk nama produk silahkan merenung mencari inspirasi ^_~

6) latihan... Jual... Dan jualll
namanya juga produk hand made ya pren, hanya latihan yang seringlah yang akan menyempurnakan karya kita ^_^ walaupun bukan jaminan juga kalau sudah sering bikin pasti bagus, qheehehe.... Tapi jelas produk yang menarik akan memudahkan kita untuk menjualnya ^_^ kalau produk sudah tersedia, langkah selanjutnya adalah menawarkan pada calon customer
butik pakaian, bisa secara langsung face to face ***u... Melalui bantuan media khusus, email, blog, selebaran... Atau bisa juga dititipkan... Ke toko, arisan, bazar atau teman-teman reseller ^_^

semoga sukses sahabat... (kie)

Dukung kampanye stop dreaming start action



http://koleksikikie.multiply.com

Selasa, 08 September 2009

Memilih Bisnis Yang Tepat

Banyak pertanyaan yang kami dapatkan dari para neter ataupun teman-teman disekitar kami yang benar-benar tertarik untuk membuka usaha sendiri. Yaitu pertanyaan yang cukup klasik "Bagaimana memilih USAHA ?. Tentunya usaha yang tepat !.

PERTAMA, MENILAI KEMAMPUAN PRIBADI

Pikirkan tentang bakat kepribadian yang diperlukan untuk mencapai sukses dalam berbisnis. Apa yang telah kita miliki, apa keahlian kita, apa motivasi kita, kesigapan apa yang ada pada diri kita. Misalnya kita punya keahlian dalam bidang bahasa, maka itu ada peluagn untuk menjadi translator atau seorang penerjemah dengan menggunakan Translation Methods yang baik dan benar.

Dengan berbekal keahlian, motivasi, kemauan maka itu merupakan modal untuk memulai mengembangkan usaha. Jadi kalau ingin memilih usaha yang tepat, maka mulailah usaha dari apa yang anda miliki.

KEDUA, BAGAIMANA MENCARI PELUANG USAHA

Peluang usaha sangat banyak disekitar kita. Mulai dari usaha bermodal dengkul sampai usaha yang memerlukan modal tidak sedikit. Dari usaha jual obat dipinggir jalan sampai jual obat di mall dan apotek. Jadi janganlah Anda berpikir saya belum berusaha karena belum ada peluang. Padahal pada umumnya dikarenakan Anda tidak siap atau tidak sigap.

Untuk mudahnya, marilah kita lihat disekitar keliling kita sumber-sumber peluang usaha untuk kita kenali, pelajari dan kita kembangkan lebih lanjut, sehingga kita mempunyai beberapa pilihan usaha yang kita minati dan sesuai kemampuan kita. Misalnya membuat usaha Event Organizer Anak karena banyak masyarakat yang membutuhkan jasa untuk merayakan hari ulang tahun anak mereka.

Ingat, agar usaha mencari peluang usaha ini tidak sia-sia, maka setiap ada jenis usaha, jasa atau produk yang Anda temui dan minati, semua itu harus dicatat. Kemudian suatu saat kita lakukan beberapa ketentuan atau kriteria untuk segera mengambil keputusan yang paling tepat atau mendekati pilihan Anda.

KETIGA, KRITERIA MEMILIH PELUANG USAHA

Jika Anda sudah mempunyai daftar beberapa peluang usaha yang sudah Anda survey dengan baik. Maka sudah waktunyalah Anda untuk menentukan pilihan usaha apa yang akan Anda lakukan.

Sebelum Anda menentukan peluang usaha apa, maka cobalah beberapa kriteria analisis ini disimak dahulu untuk memudahkan peluang usaha mana yang akan Anda pilih :

Analisa Modal. Berapa besar modal yang diperlukan untuk bisnis tersebut. Berapa modal yang Anda miliki. Dengan modal yang cukup anda bias memulai usaha Digital Printing Offset di dekat lokasi perkantoran atau sekolah.

Analisa Penghasilan. Berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha tersebut. Berapa besar kebutuhan hidup Anda.

Analisa Sektor Usaha. Apakah sektor ini merupakan salah satu keinginan Anda. Beri urutan, dimana usaha yang paling Anda minati ***rutan atas.

Analisa Jam Kerja. Apakah usaha ini akan menyita habis waktu Anda dan keluarga Anda. Atau waktunya normal (jam 08 s/d jam 17), atau waktunya bisa Anda atur sendiri. Tujuh hari atau lima hari seminggu atau terserah Anda untuk mengaturnya berapa hari perminggu.

Analisa prospek. Pelajari keadaan usaha sejenis tersebut saat ini dan masa depan. Dari sekian daftar usaha, mana yang paling memberikan prospek baik saat ini maupun masa depan.

KEEMPAT. PILIHAN TERAKHIR.

Setelah Anda mempunyai urutan atau score/nilai daftar beberapa peluang usaha. Kemudian pilihlah 3 (tiga) peluang mana yang paling sesuai memenuhi kondisi, minat, kemampuan dan kesigapan Anda.

Sebelum penentuan pemilihan terakhir, cobalah periksa kembali kriteria dari setiap pilihan. Tanyakan kepada beberapa teman, mintalah pendapatnya dari ketiga usaha tersebut mana yang paling cocok buat Anda dan beserta alasan.

wirausaha.itgo.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Kenali Peluang Bisnis Bulan Puasa

Bila kita cermati,banyak peluang usaha yang bisa diambil pada bulan Ramadhan.Bisa dijadikan bisnis musiman atau malah diteruskan setelah bulan puasa usai atau mengembangkan usaha yang sudah ditekuni dengan membidik lebih serius pada kebutuhan konsumen di bulan ini.Bila Anda belum pernah membuka usaha,bisa menjadikan bulan ini sebagai ajang latihan untuk memulai membuka bisnis.Bagaimana..?

Diantara beberapa usaha yang bisa di andalkan pada bulan Ramadhan adalah:

@Memproduksi atau berjualan busana muslim,seperti baju Mukena / Telekung koko,jilbab,sajadah,peci,gamis,sarung baju muslim anakdan lain sebagainya.Atau bisa juga busana umum baik untuk laki-laki atau perempuan dari mulai balita,anak-anak.remaja sampai untuk orang dewasa. Peralatan atau aksesoris seperti Tas Branded dan pernak pernik wanita laiinya juga laku keras. Bisnis busana termasuk yang paling menikmati panen raya pada bulan puasa ini,dari mulai pedagang kaki lima,pedagang kreditan di kampung-kampung sampai pemain kelas kakap selevel Sogo,Seibu,Matahari,Ramayana,dan juga pedagang Fashion Grosir dan lain sebagainya.

@Membuat atau menjual kue khas lebaran yang beraneka ragam.Walaupun banyak juga yang membuat sendiri tetapi masih banyak orang yang lebih suka membeli kue-kue lebaran di pasar atau di mall.Ini juga berhubungan dengan budaya halal bihalal yang sudah mendarah daging pada masyarakat kita.Sehingga diperlukan banyak suguhan pada hari yang fitri tersebut untuk menjamu tamu yang datang.Dan ini adalah potensi pasar yang besar,kita bisa ikut nimbrung menikmati usaha yang “lezat” ini.

@Memproduksi atau menjual beragam jajanan khas buka puasa,seperti kolak,es campur,es buah dan lain sebagainya.Konsumen yang sibuk biasanya tidak sempat membuat kolak atau sejenisnya untuk berbuka puasa,makanya banyak pedagang musiman menawarkan produk tersebut untuk memenuhi tuntutan pasar yang lagi “haus” ini.

@Melayani catering untuk buka puasa,biasanya banyak yang mengadakan buka puasa bersama,jadi kebutuhan catering untuk buka puasa meningkat tajam.Memang di butuhkan modal yang besar dan kayaknya hanya pemain catering yang sudah eksis yang bisa merebut peluang ini.Tetapi tidak ada salahnya memulai usaha pada bulan ini dengan membidik segmen “buka bersama” sebagai pasar utama.

@Berjualan atau mendistribusikan kurma,kebutuhan kurma biasanya meningkat tajam pada saat bulan Ramadhan.Walaupun banyak supermarket sampai hypermarket juga menjual kurma,dan kadang harganya sangat kompetitif.Tetapi sebetulnya peluang berjualan kurma pada bulan puasa masih sangat luas.Atau bisa juga menjual produk seperti kolang-kaling karena kebutuhan yang meningkat tajam,entah lewat pasar tradisional atau pasar modern.

@Berjualan parcel pada bulan puasa juga menarik untuk ditekuni,karena biasanya bisnis ini mengalami masa puncaknya pada bulan ini.Bisa juga bekerjasama dengan para pembuat jasa parsel yang banyak bertebaran di jakarta,seperti di bawah stasiun Cikini,entah menjadi sales atau makelar parsel dengan menawarkanya ke perkantoran atau dengan cara iklan di koran atau majalah.Atau bisa juga dengan menitipkan paket parsel di supermarket atau minimarket,seperti di Tip Top,Alfamart,Indomaret dan lain sebagainya.

@Berjualan buku-buku islam bisa dijadikan pilihan,bisa juga ditambah dengan vcd dan kaset islami sampai minyak wangi.Entah itu di mall atau di dekat dengan aktifitas umat muslim yang membutuhkan produk tersebut.

Masih banyak usaha atau bisnis lain yang bisa dilakukan dalam bulan ini,bergantung pada modal yang di miliki,entah kecil atau besar atau mungkin banyak juga yang hanya bisa di lakukan di daerah tertentu karena berhubungan erat dengan budaya dan adat setempat.Tetapi pada intinya banyak sekali bidang usaha yang bisa di mulai atau dikembangkan pada bulan Ramadhan ini,tergantung keberanian kita untuk mengambilnya.

mukhlisukses.wordpress.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Senin, 07 September 2009

Tips Bisnis Plan



Kualitas dulu, uang kemudian
inget peraturan pertama, jangan mikirin duit terus. Sebelum duit ngalir, liat dulu karya kita itu udah bagus atau belum kualitasnya. Kalo bagus pasti banyak yang suka akan
miniatur pesawat.

Free simple
ini adalah teknik promosi dasar. Rajin ngasih sample biar orang tau apa yang kita bikin dari hobi kita. Kalo suka ya sukur, kalo enggak ya cuekin aja

dali potensi diri
terus mengeksplor kemampuan berkarya penting banget buat ningkatin kualitas. Jadi jangan pernah berhenti menggali.

Jangan jadi copycat
ungkapan ngikutin selera pasar ada benernya. Tapi jangan jadi peniru. Ngebisnisin hobi dengan gaya kita sendiri, justru bikin kita jadi keliatan orang.

Konsisten
jangan keseringan ganti-ganti usaha. Misalnya sekarang bisnis distro terus sekarang beralih ke bengkel. Selain capek kita juga gak akan di kenal orang.

Up to date wawasan
ini penting banget buat ngikutin jaman dan selera masyaraat. Niar bisnis kita gak dibilang cupu dan ketinggalan jaman.

Networking
bikin jaringan pertemanan yang luas. Tentunya orang ini adalah orang yang berhubungan dengan bisnis hobi kita.misalnya calon konsumen
kelinci hias, orang periklanan,percetakan,distribusi barang dan lain-lain.

Planing jelas
visi dan misi usaha udah ada diotak. Mulai dari usaha, target pasar sampai cara produksinya.

Bikin wadah info dan komunikasi.
Kalo bisa, bikin wadah komunikasi buat calon pembeli. Bisa selebaran atau webside.

Manajemen oke.
Kalo bisnis
aksesoris wanita,yang penting adalah manajemen keuangan. Berapa duit keluar,berapa duit masuk dan berapa duit keluar buat perawaqtan danbeli alat. Semua harus tertur. Kalo bisnis berkelompok ada baiknya di tambah juga dengan menejemen organisasi tentang struktur organisasi dengan job description-nya masing-masing.(*)

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://www.indonesiaindonesia.com

Kamis, 27 Agustus 2009

Cara Tepat Menghindari Teman Meminjam Uang

SATU - DUA kali Anda mengabulkan permintaan teman yang ingin Pinjaman Tunai uang anda, dan bersyukur karena teman tersebut membayar pada waktunya. Namun karena sang teman ini tahu Anda selalu mengabulkan permintaannya, ia jadi seperti mengandalkan Anda.

Hal inilah yang menyebabkan Anda berpikir-pikir lagi jika ada teman lain yang ingin berhutang. Selain Pinjaman Tunai Anda tidak kembali, hubungan pertemanan pun jadi terganggu. Namun Anda juga tidak tega saat teman tersebut "mengemis" pengertian Anda, seperti untuk membayar uang sekolah anak, atau membayar ongkos rumah sakit. Bila hal seperti ini terjadi, apa yang harus kita lakukan?

1. Apakah dia teman dekat Anda? Bila Anda cukup mengenalnya, Anda akan tahu apakah ia berkata dengan jujur dalam menggunakan uang tersebut dan membayarnya tepat waktu. Anda mungkin akan berkata dalam hati bahwa Anda ingin menolongnya, toh Anda mempunyai tabungan yang cukup. Namun dalam banyak kasus, Pinjaman Cepat uang bukan cara terbaik untuk membantu teman. Tanyakan untuk apa uang sebanyak itu, dan tunjukkan bahwa Anda peduli. Setelah ia menjelaskan kebutuhannya, katakan bahwa Anda harus berkonsultasi dengan suami atau keluarga Anda lebih dulu.

2. Jika ia bukan teman dekat, atau teman yang sudah bertahun-tahun tidak memberi kabar, keputusan terbaik adalah dengan mengatakan, "Sori, tapi aku punya aturan untuk tidak meminjamkan uang ke teman." Pernyataan ini menunjukkan ketegasan sikap Anda, tanpa menyakiti hati teman Anda. Meskipun Anda tidak tega, bersikaplah tegas pada diri Anda sendiri.

3. Tanyakan pada diri Anda, apakah teman tersebut layak diberi Pinjaman Cepat? Seringkali terjadi, Anda tidak mengetahui kondisi keuangan teman yang sesungguhnya, dan ternyata ia punya kebiasaan gali lubang-tutup lubang. Atau, ia meminjam uang karena ingin membeli sesuatu yang terlalu mahal untuknya. Bisa juga karena kartu kreditnya sudah masuk kategori bad debt (kredit macet) di bank, sehingga ia tak bisa lagi menggunakannya. Perhatikan juga apakah ia masih sering nongkrong di coffee shop, padahal merengek terus untuk meminjam uang. Teman seperti ini tidak layak diberi pinjaman, karena ia tidak punya tanggung jawab dengan keuangannya.

4. Apakah ia meminjam uang untuk urusan bisnis atau berupa Pinjaman Modal? Pelajari permintaannya, apakah ia mengundang Anda untuk menjadi investor, atau sekadar untuk membiayai ongkos produksi. Jika Anda bertindak sebagai investor, Anda berhak mendapatkan pembagian keuntungan (jumlahnya bisa Anda diskusikan) atas Pinjaman Modal anda. Namun hal ini membutuhkan evaluasi lebih lanjut. Apakah entrepreneurship-nya dapat diandalkan? Apakah ia memiliki potensi untuk membuat bisnisnya sukses? Sedangkan bila ia hanya ingin meminjam untuk untuk membiayai ongkos produksi atau Modal Usaha misalnya, Anda bisa meminjamkannya, namun dengan menetapkan bunga. Bagaimana pun juga, uang Anda dipergunakan untuk membiayai salah satu elemen bisnis. Bunga ini juga bisa menjadi "senjata" saat ia mulai mangkir. Bunga akan terus berjalan setiap bulan jika ia belum membayar sewa Modal Pinjaman.

acehforum.or.id

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Rabu, 29 Juli 2009

Bisnis Yang Terus Berkembang

Coba apa yang terpikir saat menyimak angka-angka di bawah ini? Di Jakarta yang berpenduduk Ummi Klinsekitar 8 juta atau kurang-lebih 2 juta kepala keluarga, diprediksi hanya kurang dari 0,5 % yang terjamah jasa binatu. Pada 2007 ini, ditengarai angkanya baru sedikit meningkat dibandingkan angka tahun lalu yang diperkirakan sekitar 5.000 kepala keluarga.

Padahal, pergeseran gaya hidup serta tuntutan kebutuhan ekonomi menyebabkan sebagaian besar penghuni Jakarta menjadi keluarga super sibuk. Hampir semua anggota keluarga, baik suami maupun istri dituntut memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan sebagian besar waktunya pada aktifitas di luar rumah. Hal itu tidak ayal menyebabkan beberapa urusan di dalam rumah kurang menjadi perhatian karena setelah lelah seharian bekerja yang terpikir sesampai di rumah adalah istirahat. Pekerjaan mencuci dan menyetrika baju misalnya, kerap kali menjadi urusan yang merepotkan sehingga butuh bantuan orang lain sebab mau tidak mau penampilan yang bersih dan trendy diperlukan untuk mendukung setiap kegiatan.

Maka tidak salah apabila
laundry pakaian merupakan salah satu peluang usaha jasa yang pasti akan terus berkembang. Tidak hanya di Jakarta, di kota-kota besar lainnya pun, pasar usaha laundrynya cukup menggiurkan. Di Jogjakarta yang tercatat memiliki 300.000 mahasiswa dan pelajar, konon bisa menghasilkan perputaran omset tidak kurang dari Rp 1,5 miliar per bulan. Dan ini hanya dinikmati 300-an usaha laundry pakaian. Secara garis besar, saat ini berkembang dua jenis peluang usaha laundry berdasarkan model penghitungan biaya. Yang terlebih dahulu ada yakni berdasarkan jumlah pakaian per potong, kemudian menyusul model laundry dengan mengitung berat cucian atau usaha laundry kiloan yang belakangan mulai marak.

Fenomena yang disebut terakhir ini cukup menarik. Sekarang bayangkan saja, misalkan 10% dari 2 juta keluarga di Jakarta dengan rata-rata terdiri 4 orang anggota bisa tergarap maka sama artinya terdapat 800.000 orang minta dilayani. Apabila setiap hari masing-masing mempunyai pakaian kotor sebanyak 1,5 kg pakaian berarti 1.200 ton siap dicuci. Itu baru sejumlah konsumen dari keluarga dan belum menghitung pangsa pasar
laundry pakaian lain seperti jutaan kamar penginapan dan hotel, masih ditambah restoran dan lain-lain. Bisa dipastikan omset peluang usaha yang mampu diraup mencapai triliunan rupiah per bulan!

Peluang usaha laundry
menggiurkan itulah yang ditangkap para pengusaha sehingga banyak usaha laundry pakaian baru mulai bermunculan. Contohnya Fasolia Winda dan Litha Aprilyanti yang bekerja sama mendirikan Umi Klin. Meski baru beroperasi mulai 1 Maret 2007 tetapi bisnisnya mulai dirintis sejak bulan Januari dengan mengusung konsep laundry kiloan. Bermarkas di kompleks perumahan di kawasan Bekasi maka pasar utama yang dibidik tidak lain adalah para keluarga yang menjadi penghuni perumahan.

http://www.majalahpengusaha.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang