Rabu, 07 Maret 2012

Mengenal Perangko-perangko Antik




Barang Antik – biasa tuk sebuah barang semakin lama usianya maka harga nya akan semakin murah, namun tuk barang-barang yg lawas namun memiliki nilai sejarah yg tinggi, atauran itu tidak berlaku, aturan yg berlaku adalah barang tersebut akan menjadi barang antik yg bernilai tinggi salah barang antik tersebut  adalah perangko
Berikut ini beberapa barang antik yg berupa perangko termahal di dunia.



The Three-Skilling Yellow, merupakan prangko salah cetak terbitan pemerintah Swedia yaitu pada cetakan pertamanya tahun 1855. Dimana prangko normalnya saja (yg seharusnya berwarna biru-hijau) juga termasuk prangko langka. Three-Skilling Yellow adalah salah satu prangko terlangka dan hanya satu-satunya yg tersisa. Tahun 1984 prangko ini terjual seharga 977.500 Swiss francs oleh David Feldman. Tahun 1990 penjualan dari barang antik ini mencapai angka satu juta dolar US, kemudian tahun 1996 terjual seharga $2,3 juta atau sekitar Rp. 21,85 milyar.



The first two Mauritius stamps (1847) merupakan dua seri prangko pertama yg diterbitkan pemerintah kolonial Inggris. Hanya tersisa satu buah prangko pertama dgn kondisi unused dan tiga buah prangko kedua juga dgn kondisi unused. Prangko pertama yg berwarna orange terjual seharga $1,072,260 atau sekitar Rp. 10 Milyar lebih dan yg kedua seharga $1,148,850 juga sekitar lebih dari Rp. 10 Milyar



The inverted Jenny merupakan prangko Amerika tahun 1918 dengan gambar pesawat Curtiss JN-4 dan secara tidak sengaja tercetak terbalik; ini mungkin adalah salah cetak paling terkenal di dunia filateli Amerika. Hanya 100 prangko salah cetak yg tersisa, membuatnya menjadi salah satu prangko salah cetak paling berharga dan barang antik yg sangat mahal; Satu blok penuh prangko inverted Jenny terjual pada lelang Robert A. Siegel bulan Oktober 2005 seharga US$2.7 juta. Dan bulan November 2007 sebuah prangko inverted Jenny terjual seharga US$977,500 (Rp. 9 Milyar).



Info Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar