Rabu, 06 Juli 2011

Strategi Dalam Menggeluti Usaha Makanan



Peluang Usaha Makanan - Banyak kisah sukses pemilik usaha makanan dan minuman yg memulai usahanya dari kaki lima. Beberapa contohnya adalah Bakso Lapangan Tembak Senayan, Baso Titoti, Es Teler 77, dll. Sebagian masih mengusung konsep kaki lima dgn omzet yg luar biasa, sebagian lainnya mengubah konsep usahanya menjadi tempat makan yg lebih berkelas.

Peluang usaha makanan kaki lima dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok. Pertama adalah usaha yg menjual makanan pokok sehari-hari, seperti warung tegal dan warung nasi padang gerobak. Kelompok selanjutnya menjual makanan pengganti makanan pokok, misalnya bakso, mi ayam, sate Padang, dan sate Madura.

Beberapa faktor yg mempengaruhi keberhasilan dalam peluang usaha makanan ini.

Pertama, jenis usaha yg akan digeluti. Usaha yg dipilih sebaiknya disesuaikan dgn keahlian dan kepribadian agar nyaman menjalaninya. Jangan membuka usaha hanya karena mengikuti tren tanpa tahu bagaimana sebenarnya usaha tersebut harus dijalankan.

Kedua, informasi terkait ttg peluang usaha makanan yg akan dijalankan. Sebelum menjalani jenis usaha, kumpulkanlah informasi sebanyak-banyaknya. Misalnya, mengenai jumlah modal, perlengkapan usaha, serta hambatan dan tip trik agar usaha berjalan baik dan dapat berkembang.

Ketiga, modal. Jangan berkecil hati bila tidak memiliki cukup modal utk memulai usaha. Bila yakin dgn usaha yg akan dijalani dapat bekerja sama dgn rekan utk membangun usaha bersama. Meskipun usaha dijalankan bersama teman atau kerabat, harus ada surat perjanjian mengenai pembagian kerja dan hasil usaha agar jika ada masalah di kemudian hari dapat diselesaikan dgn adil.

Keempat, lokasi usaha. Lokasi merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan usaha makanan dan minuman kaki lima. Berikut ini beberapa lokasi potensialnya.

·         Kampus merupakan lokasi cukup strategis utk usaha makanan dan minuman.
·         Daerah perkantoran merupakan pasar potensial usaha makanan dan minuman kaki lima.
·         Sekitar pusat perbelanjaan tradisional atau modern.
·         Perumahan.
·         Berdekatan dgn aneka usaha lain.
·         Sesuaikan jenis usaha dgn pangsa pasar.


Sumber: agromedia.net


Info Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar