Senin, 15 November 2010

Konsep Mobil Ramah Lingkungan

Diprotes, dikecam dan disindir di “kandangnya” sendiri, pameran otomatif internasional yang ke 80 tetap “bertengker” di Palexpo Jenewa Swiss. Sebuah program dari saluran televisi Swiss Romand mengecam ajang pameran otomotif sebagai tempat jor-joran yang hanya menimbulkan polusi. Salah seorang pembicara, dengan gamblang mengatakan alasannya berkunjung ke pameran otomotif tersebut (hanya) untuk melihat yang “bening-bening”

Masalah polusi menjadi topik yang utama dan bisa dikatakan sepeda merupakan pilihan “tepat” sebagai kendaraan masa depan bebas polusi. Mencoba menggempur kesan “hitam” mengalahkan sepeda, maka pameran otomotif Jenewa 2010 lalu yang bertajukkan “Divine Surprise” maju dengan pasukan hijau. Dengan konsep ramah lingkungan, kendaraan bermotor dengan tenaga listrik, mobil hybrid bervolume kecil dengan urban style, bertebaran di berbagai stand. Dari Tata hingga Ferarri, mobil-mobil hijau ini tidak hanya menawarkan konsep “hijau” namun juga berani bersolek dengan warna hijau kontras.

Namun, apakah konsep hijau ramah lingkungan yang ditawarkan industri mobil saat ini berhasil menghijau di masyarakat? Dari seluruh peserta pameran, hanya 10% peserta yang memamerkan mobil “hijau”. Dari polling yang ada di website pameran otomotif Jenewa (http://www.salon-auto.ch), 52.5% pendapat mengatakan bahwa industri otomotif TIDAK memberikan perhatian cukup terhadap lingkungan.

Sumber - kolomkita.detik.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar