Kamis, 28 April 2011

Memahami Konsep Transmisi Mobil Matic

Mengendarai matik memang menyenangkan. Soalnya tidak perlu menggunakan kaki karena hanya dengan memindahkan tuas di bagian tengah ke posisi yang diinginkan. Sudah begitu badan pun tidak akan capek apabila sedang terjebak kemacetan di jalan.


Di dunia otomotif, kendaraan bertransmisi otomatis lebih banyak terdapat di kendaraan sedan. Entah itu sedan bertipe standar maupun sedan mewah sekalipun. Sementara untuk MPV seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia baru belakangan ini mengadopsi system otomatis.

Nah, anatomi matik ini berbeda dengan manual. Transmisi manual terdiri dari kopling dan susunan gear. Kopling bertugas memisahkan aliran energi dari mesin ke transmisi. Saat pedal kopling ditekan, aliran energi di pisahkan. Saat itulah, tuas transmisi digerakkan untuk memindahkan gigi-gigi sesuai kebutuhan. Pengemudi jadi otaknya, dia yang menentukan kapan harus pindah gigi.

Sementara di system transmisi matik, peran kopling otomoatis diganti torque converter. Tidak ada susunan gigi-gigi, penggantinya adalah dua set planetary gear (untuk Avanza matik). Sedangkan perpindahan gigi dilakukan sistem hidrolis yang disebut Hydraulic Control System(HCS). Otaknya Electronic Control Transmission(ECT) yang dibisiki banyak sensor. Dia yang memerintahkan HCS untuk menaik-turunkan gigi atau menjaga gigi diputaran tertentu.

Temukan info lebih lengkap seputar kopling otomatis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar