Jumat, 30 Oktober 2009

Tips Memilih Rumah di Kawasan Real Estate Dari Segi Feng Shui



BILA Anda merencanakan untuk membeli rumah di kawasan real estate (Bali Real Estate), dengan mempertimbangkan Feng Shui, langkah pertama yang dilakukan adalah mengamati lokasi kawasan tersebut. Bagaimana pengembang mengelola kawasan merupakan pertimbangan pokok bagi Anda. Apa yang dimaksud dengan pengelolaan kawasan?

Dari aspek Feng Shui, lokasi (bali real estate) merupakan hal yang penting. Tanah yang (sedikit) berbukit-bukit merupakan pilihan pertama. Tanah yang bergelombang merupakan pertanda hadirnya Chi. Apabila pada kawasan itu ada sungai dan danau, adalah hal yang lebih baik lagi. Energi Chi kawasan dapat mengendap pada air dan mengalir ke kawasan (bali real estate).

Pengembang yang pintar mengelola kawasan dengan apik. Pertama terlihat pada gerbang masuknya. Gerbang kawasan (bali real estate) yang baik tidak hanya membangun ‘portal’ yang didekorasi. Kebanyakan pengembang hanya membangun ‘tugu-tugu’ sebagai pintu masuk kawasan. Padahal pintu kawasan merupakan titik penting untuk keluar masuknya penghuni di lingkungan perumahan, sehingga energi Chi yang ada di situ akan mengalir dengan baik.

Sesuai dengan arti harafiahnya, Feng = angin, dan Shui = air. Tujuan dari kawasan adalah bahwa Feng membawa Chi, dan Shui menampung Chi. Tentu saja yang terbaik bila kapling rumah terletak di depan danau atau sungai yang jernih. Tetapi keadaan seperti ini jarang bisa didapati pada masa sekarang. Padahal kualitas Chi lingkungan ini penting. Kawasan real estate (bali real estate) sekarang ini menyadari bahwa usaha-usaha untuk memperindah lingkungan merupakan hal penting.

Dengan teknik modern yang tersedia, manipulasi energi Chi bisa dilakukan. Pertama danau atau sungai buatan bisa dibangun. Kedua, peralatan listrik bisa diprogram dengan canggih. Penggunaan air untuk Feng Shui kawasan adalah penting. Fungsi air adalah menampung Chi dan memperkuat Chi dengan gerakan-gerakan air (air mancur, air terjun, dan sebagainya).

Kualitas Chi yang terbentuk meningkat. Ini jarang disadari oleh konsumen property (bali real estate). Ketika membeli rumah, hanya melihat unit yang dibeli saja. Lingkungan kurang diperhatikan. Apalagi pengembang hanya menjual ‘gambar’ sehingga konsumen tidak dapat membayangkan bagaimana bentuk lingkungan ini pada akhirnya.

Penggunaan sistem pencahayaan di gerbang kawasan juga penting. Fungsi penerangan seperti ini adalah untuk membangkitkan dan memperkuat energi Chi pada lingkungan tersebut. Bedanya jika tidak ada unsur air, maka energi ini tidak tertampung lebih dahulu.

Dengan demikian tips pertama untuk memilih rumah (bali real estate) yang baik Feng Shui nya adalah rumah yang berada pada kawasan yang memiliki unsur-unsur untuk menampung, memperkuat, dan menyalurkan energi Chi yang diperlukan oleh lingkungan. Semoga membantu dan salam.

surya.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar