Kamis, 04 Februari 2010

Konstruksi dan Desain Kolam Renang



DESAIN

Dari sisi desain, Kolam Renang berbentuk persegi empat merupakan bentuk paling efektif karena bisa bergerak lurus dengan nyaman serta menghemat lahan. Bentuk yang sederhana ini bisa dieksplorasi dengan sistem overflow, sehingga air tidak hanya diam tapi mengalir terus melewati bibir kolam. Sekilas seperti aliran sungai yang menghasilkan suara gemericik dan menyatu dengan taman asri di sekelilingnya.

Kebutuhan ruang untuk pompa dan tempat balancing tank untuk penyaringan air akan sangat tergantung luas kolam, makin besar ukuran kolam, makin besar ukuran instrumen yang diperlukan. Misalnya, dengan luas kolam yang anda inginkan yaitu 8 m x 3 m untuk ruang pompa paling sedikit butuh 1 x 1 x 1,5 m. Perletakannya bisa di sisi tengah atau pinggir kolam dan bisa sejajar atau lebih rendah dari permukaan air kolam. Kita bisa menutupi alat-alat yang menonjol keluar dengan patung-patung air mancur atau ornamen agar enak dipandang.

KONSTRUKSI

Dari sisi konstruksinya Kolam Renang bisa didalam tanah (ground pool) atau di atas tanah (above pool) , tetapi pada umumnya konstruksinya di dalam tanah. Setelah kita menentukan letak kolam maka dilakukan pembersihan dan penggalian dengan terlebih dulu menentukan level permukaan kolam. Kedalaman kolam tidak ada ketentuan khusus, tetapi harus anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Bila anak-anak anda masih kecil dan belum mahir berenang buatlah kedalaman terendah berdasarkan ketinggian anak anda pada saat kolam selesai dibuat, sedangkan bagian paling dalam bisa anda sesuaikan dengan keinginan anda. Apabila anda kurang yakin anda bisa membandingkannya pada kolam renang umum atau hotel seberapa nyaman kedalaman untuk anda berenang dan kedalaman ideal untuk anak-anak anda.

Struktur kolam renang di dalam tanah dibuat dari rangka besi yang kemudian dicor dengan beton. Sebaiknya anda menggunakan beton ready mix dalam pengecorannya sehingga mutu beton dan kekuatannya terjamin. Setelah beton benar-benar mengering hal terpenting adalah membuat kolam mennjadi kedap air ,sehingga tidak terjadi kebocoran yang pasti lebih menyulitkan apabila kolam sudah jadi.

Di sini butuh pengawasan yang ketat, dari mulai pemilihan jenis dan merk waterproofing hingga pada saat pengaplikasiannya. Lakukanlah tes berulang-ulang dengan cara merendam kolam dengan air sampai anda yakin sudah tidak ada kebocoran lagi. Setelah yakin, tahap finishing bisa dilakukan dengan menutup dinding kolam dan dasar kolam dengan keramik khusus untuk kolam renang (mozaic).

Dinding kolam bisa menggunakan satu jenis keramik dengan warna yang sama dengan variasi keramik border di bagian atasnya, sedangkan dasar kolam bisa menggunakan jenis keramik dengan ukuran dan warna yang berbeda. Warna biru tetap menjadi favorit karena berkesan bersih dan menyegarkan. Hindari warna putih karena perawatannya akan lebih sulit. Apabila warna air di daerah anda tidak begitu putih, maka keramik dengan warna kecoklatan juga bisa menjadi pilihan. Yang terpenting di sini hindari warna putih karena lebih sulit perawatannya dan warna gelap yang menimbulkan ketakutan bagi anak-anak.

kolamrenangku.co.cc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar