Kamis, 15 April 2010

"Feeling" dalam Merangkai Bunga itu Penting

Merangkai bunga mungkin bukan keahlian Anda. Coba kita pelajari bagaimana cara merangkai bunga dari awal.

Kunci merangkai bunga adalah menyatukan beberapa jenis bunga yang sesuai untuk suatu kebutuhan. "Tentukan kebutuhan kita saat merangkai bunga. Setiap bunga punya arti, dan masing-masing bisa digunakan untuk tema tertentu," ujar Lucinda Rooney, penulis buku Bouquets with Personality.


1. Warna adalah kunci utama
Jika Anda ingin menyampaikan suatu maksud atau menyampaikan perasaan lewat bunga maka warna adalah hal yang penting. Bahkan warna putih pun memiliki arti, yakni suci atau damai. Warna merah menunjukkan gairah, warna kuning sebagai bentuk rasa sukacita, dan warna biru menunjukkan rasa damai atau tentram.

Jika Anda merangkai
bunga untuk disampaikan pada orang lain, pilih sesuai tema. Contohnya saat kelahiran, maka berikan rangkaian bunga kuning yang mendominasi. "Tambahkan juga sedikit warna kesukaannya," ujar Rooney.


Namun jika Anda merangkai bunga untuk diletakkan di altar, misalnya, buat tema sesuai dengan kalender liturgi saat itu. Putih biasanya akan digunakan untuk menyampaikan pesan kedamaian.


2. Pertimbangkan bentuk dan susunannya
Layaknya toko bunga yang profesional, bentuk dan susunan kelopak bunga merupakan aspek yang penting dalam merangkai bunga. Dua hal ini akan menentukan jenis bunga lain yang cocok untuk dirangkai bersama dalam vas bunga. Contohnya, bunga Calla Lillies (bunga lily) memiliki batang dan bunga yang tegak dan kaku. "Bunga ini tidak bisa dirangkai dengan jenis bunga lainnya," ujar Rooney.

Untuk merangkai buket bunga, Rooney menyarankan untuk menggunakan bunga yang masih kuncup atau setengah mekar sehingga saat merekah akan menunjukkan tampilan yang lebih lembut.


3. Percaya pada insting
Saat Anda ingin merangkai bunga untuk mengeskpresikan perasaan atau emosi Anda, maka gunakan warna, bentuk, dan tingkat kemekaran bunga.

Bunga aster dengan warna-warna cerah yang memiliki kelopak kecil dan lurus akan menampilkan kesan cerita, merona, bahagia, dan sederhana. Sebaliknya, kembang lonceng putih akan mengesankan kemurnian dan kekusyukan. Wangi bunga juga mengisyaratkan suatu emosi. Bau bunga melati, contohnya, diidentikkan dengan suasana berkabung.


4. Pertimbangkan suasana hati calon penerima bunga
Rangkaian bunga amat cocok untuk mengeskpresikan berbagai hal, dari ucapan terimakasih, simpati, cinta, dan kebahagiaan. Makanya tidak heran banyak bermunculan toko bunga.

Jika Anda ingin menyampaikan rasa terima kasih pada seseorang dengan bunga, perhatikan kebiasaan mereka. Misalnya calon penerima bunga gandrung dengan warna merah, atau gemar memakai parfum dengan wangi bunga mawar. "Nah, masukkan bunga warna merah atau bunga mawar pada rangkaian bunga Anda," ujar Rooney.


5. Mengekspresikan rasa simpati
Meminta maaf atau menyampaikan rasa simpati dengan mengirimkan bunga adalah satu hal yang lazim dilakukan. Jenis bunga tertentu cocok untuk mengekspresikan permintaan maaf ini, seperti bunga kenikir, gaharu, krisan, dan bunga-bunga liar lainnya.

6. Jangan takut melawan arus
Ingin hal yang berbeda? Tidak usah terpaku menggunakan bunga mawar untuk menyampaikan perasaan cinta Anda. Sesekali ganti bunga mawar dengan bunga tulip atau bunga anggrek. Atau, kombinasikan dua jenis bunga dalam satu buket atau vas. Buat perbandingan 60:40.

7. Pertimbangkan kebutuhan Anda
Bunga anggrek cocok ditempatkan pada vas berwarna hitam. Sementara itu, bunga tulip atau lilly yang bertangkai tinggi tegak cocok menggunakan vas tinggi yang transparan.

Tips memilih bunga
Simbol kebahagiaan: bunga matahari, bunga liar, krisan.
Simbol ketentraman: kamboja, aster.
Simbol formalitas: lilly, mawar, anggrek, dan amarylis.
Simbol cinta: tulip, mawar, dan bakung.

female.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar