Selasa, 30 Maret 2010

Siasat Efektif Untuk Merenovasi Rumah



Menilik benefit
Memilih bahan bangunan yang berkualitas dan tepat guna, jelas menjadi pilihan utama. Namun yang patut dicermati adalah tidak terpaku hanya pada tingginya harga bahan bangunan, melainkan juga melihat added value yang diberikan di balik harga yang terlihat tinggi itu.
Seiring teknologi yang semakin maju, bahan bangunan saat ini sengaja diproses untuk memenuhi kebutuhan setiap pengguna. Semakin praktis, mudah, lebih tahan lama, dan dibuat dengan berlandaskan konsep lebih ramah lingkungan.
Misalnya atap baja ringan yang kini banyak digunakan untuk menggantikan kayu sebagai struktur atap baja. Bahan ini lebih tahan terhadap terpaan cuaca, anti rayap, sehingga lebih tahan lama. Atap baja ringan ini pun memiliki diversifikasi produk dengan tingkat ketahanan karat yang berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tempat tinggal.
Di samping itu, ada pula semen instan yang kini menjadi salah satu alternatif bahan dasar struktur bangunan. Bersifat siap pakai clan proses pengerjaan pun terasa lebih praktis. Semen instan ini menjadi solusi akan adukan semen yang kerap kali tidak rata sehingga menimbulkan permasalahan seperti retak rambut di dinding atau lantai keramik yang tiba-tiba menggelembung (pop up).
Patut diketahui, penentu kualitas adukan semen adalah pasir. Hal inilah yang sulit dipantau dalam pengerjaan adukan semen konvensional. Selain komposisinya yang tidak tepat, pasir bisa saja mengandung bahan organik yang menurunkan kualitasnya, belum lagi banyaknya semen yang terbuang saat ditumpuk atau saat proses pengerjaan. Sementara pada semen instan, komposisi bahannya telah ditakar secara tepat yang terdiri dari bahan dasar semen, pasir silika, filler, clan aditif yang dicampur secara homogen.
Apabila adukan semen tepat, maka daya sebarnya lebih baik, daya rekat lebih tinggi, dan mempercepat waktu pengerjaan. Oleh karena itu, penggunaannya pun bisa lebih efisien, tidak perlu menggunakan adukan semen terlalu banyak dibandingkan dengan penggunaan adukan konvensional dan dengan daya sebar yang lebih pasti maka biaya bisa lebih terukur.
Anton ginting, gm marketing mortar utama juga menjelaskan, apabila dihitung per meter persegi biayanya tidak beda jauh dengan sistem konvensional. Hasil aciannya juga membuat permukaan lebih halus, sehingga bisa lebih menghemat pemakaian cat.
Jika bangunan berkualitas, maka akan bertahan lebih lama sehingga tidak perlu memperbaiki dalam waktu singkat. Nilai-nilai seperti inilah yang kerap luput dari perhatian, sehingga kadang konsumen lebih memilih menurunkan kualitas bahan.
Masih banyak lagi jenis-jenis bahan bangunan lainnya yang bisa dipilih dengan formulasi tepat guna, praktis, dan. Berkualitas. Mengetahui tren terkini dalam dunia bahan bangunan kini pun tak lagi sulit, mengingat banyaknya informasi yang tersedia lewat beragam media. Salah satunya lewat pameran bahan bangunan yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
Dalam waktu dekat, pameran bahan bangunan berskala besar pun akan kembali dihadirkan. Yaitu pada tanggal 20-22 maret 2009, di assembly hall-jakarta convention center, bertajuk renovation & construction expo.
Tjoa dwi yuanita, project manager pt panorama convex indah, menuturkan bahwa walau krisis global menerpa, tidak berpengaruh besar terhadap kebutuhan masyarakat untuk merenovasi atau membangun bangunan baru. Hujan yang berkepanjangan juga mendesak masyarakat untuk melakukan renovasi dan pemeliharaan yang telaten untuk keberlangsungan umur bangunan.


Sumber: kompas cetak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar