Rabu, 16 Maret 2011

Bengkel CBU Yang Kian Di Buru

Mobil-mobil CBU menggunakan teknologi canggih. Bila bermasalah tidak semua bengkel mobil mampu mengatasinya. Sempat menjadi pembicaraan, kemana mobil mahal itu akan di rawat.


Contohnya pengalaman seorang calon pemilik Honda Odyssey yang menanyakan tentang perawatan mobil idamanya itu. Ternyata, ATPM Honda hanya mampu memberikan perawatan ringan sebatas ganti oli. Sedangkan penggantian spare part harus diusahakan pemilik sendiri, misalnya dengan menghubungi penjual di Singapura, atau negara lain dimana Odyssey di edarkan.Untungnya saat ini ada beberapa bengkel yang bersedia merawat mobil CBU, baik ex Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) maupun Importir Umum (IU).

Tunas Toyota Pasar Minggu misalnya, beralamat di Jl Raya Pasar Minggu no 7 ini memberikan jasa perawatan hingga over haul mobil Toyota dari berbagai model dan tipe. Untuk perawatan rutin 1000km dan 5000 km, mobil ex IU dipungut biaya jasa masing-masing Rp 275,000 dan Rp 250,000. Sedangkan untuk ex ATPM, gratis karena masih garansi.

Penggantian suku cadang bukan persoalan pelik, selama stoknya tersedia di Indonesia. Masalah muncul bila stok tidak tersedia. Bengkel harus menghubungi Toyota Astra Motor(TAM) yang kemudian mengontak distributor suku cadang itu di Jepang.Persoalanya order tidak bisa dilakukan setiap saat. Jadi bila kebetulan TAM belum tiba saatnya melakukan pemesanan, maka mobil harus menunggu hingga periode pemesanan selanjutnya . Menurut Marketing Public Relations PT TAM, pihaknya tidak atau belum mempunyai stok spare part mobil yang dibeli diluar jaringan resmi PT TAM.

Bagi yang berminat untuk membeli CBU, sebaiknya memastikan dulu dimana mobilnya akan dirawat. Bila membeli CBU ex ATPM, pastikan tersedia layanan purna jualnya. Bila membeli ex IU, mintalah rekomendasi kepada penjual, dimana bengkel yang bisa merawat mobilnya serta sumber-sumber pengadaan spare part.

Temukan info lebih banyak lagi seputar bengkel mobil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar