Kamis, 07 April 2011

Karakter Sekolah Internasional Untuk Pelajar Indonesia





Sekolah Internasional - Ketua Komite SMA Negeri 70 Jakarta Musni Umar mengatakan, pemberlakuan sekolah bertaraf internasional dapat dikatakan, lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Musni menyebutkan, paling tidak ada tiga alasan mengapa sekolah internasional perlu ditolak.

Pertama, semakin menciptakan komersialisasi pendidikan dan kesenjangan di bidang pendidikan, karena hanya mereka yg beruang dapat menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri yg dianggap baik.

Kedua, mubazir dan sia-sia, sebab orientasi dan mimpi mayoritas siswa SMA , setelah tamat sekolah di dalam negeri adalah melanjutkan pendidikan ke UI, UGM, ITB, dan lain-lain, bukan ke luar negeri.

Ketiga, kesalahan besar kalau asumsi bahwa Sekolah InternasionaI harus diajarkan dalam bahasa Inggris khususnya.

Negara-negara maju seperti Jepang, Perancis, Finlandia, Jerman, Korea, dan lain-lain menggunakan bahasa nasional mereka sebagai bahasa pengantar. Mereka tidak perlu menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, jika ingin menjadikan sekolah mereka bertaraf internasional.

"Maka, sebaiknya sekolah internasional perlu dikaji ulang, sepatutnya kita berkibat ke tujuan sistem pendidikan nasional kita, bukan ke sistem luar macam Cambridge," ujar Musni.


Sumber: kompas.com
Temukan Info Lain Seputar Sekolah Internasional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar