Jumat, 04 September 2009

Merencanakan Pernikahan Hemat

Merencanakan pesta pernikahan (wedding reception) yang indah bukan berarti biaya harus membengkak, apalagi sampai berutang pada pihak lain. Simak tips berikut ini agar biaya pernikahan agar tetap terjangkau:

1. Sedini mungkin
B
uat rencana pernikahan jauh-jauh hari, untuk menghindari biaya dadakan yang akan membuat dana membengkak. Mulailah mencari lokasi pernikahan, jumlah tamu yang akan ***ndang, dan sebagainya. Bandingkan beberapa lokasi yang Anda incar, dan pilih yang memberikan fasilitas paling lengkap dengan harga cukup murah. Bekerja layaknya
reception planner yang profesional.


2. Waktu menikah
Hindari musim pernikahan atau bulan yang ramai untuk mengadakan hajat besar ini, misalnya setelah Lebaran. Ketika bukan musimnya, biasanya penyedia jasa pernikahan (wedding reception) bersedia memberikan diskon.

3. Busana Pengantin
Meski Anda berharap ini adalah pernikahan sekali seumur hidup, bukan berarti Anda boleh “tutup mata” terhadap biaya busana pengantin. Pilih busana yang harganya terjangkau, toh hanya akan dikenakan satu kali. Tak perlu iri pada busana mewah yang dikenakan pengantin lain, karena bisa jadi mereka lebih mampu secara finansial dibanding Anda.

4. Belanja
Bandingkan beberapa penyedia wedding reception planner, cari yang paling Anda suka dan membuat Anda merasa nyaman bila bekerja sama dengannya. Jangan sungkan bernegosiasi harga. Pesan cincin, bunga, dekorasi, musik pengiring dan dokumentasi pernikahan Anda tanpa terburu-buru. Minta rekomendasi dari teman atau kerabat bisa dilakukan. Atau dari reception planner juga bisa.

5. Tekanan
Hindari stres. Lebih baik, nikmati wedding reception / persiapan pernikahan Anda. Lakukan setiap proses dengan santai. Jangan biarkan pihak lain memaksa Anda melakukan ini-itu yang membuat biaya membengkak atau melebihi kemampuan.

6. Do It Yourself
Lakukan sendiri sebanyak mungkin persiapan pernikahan Anda. Ini akan membuat biaya pernikahan tidak membengkak. Kalau Anda memang jago mendesain, rancang sendiri kartu undangannya. Selain lebih murah, juga terkesan lebih personal.

www.kompas.com


Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar