Rabu, 10 Maret 2010

Mengajarkan Membaca Kepada Anak Usia Dini

Hal terpenting yang harus dibentuk adalah, bahwa diantara orang tua ataupun guru dan anak harus ada pendekatan yang menyenangkan.

Usia1- 3 tahun adalah masa dimana anak sangat menikmati dunia bermain. Dan berdasarkan pola tingkah laku anak, orangtua dan guru dapat membuat suasana
belajar membaca menjadi salah satu permainan yang bagus sekali. Buatlah konsep belajar menjadi sebagai berikut:


Apakah yang sedang terjadi? Apakah suatu pemaksaan jika seorang anak dapat membaca sebelum usia sekolah dasar? Adalah salah, jika orangtua ataupun guru melarang anak untuk
belajar membaca pada usia dini. Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia dari semua makhluk hidup di dunia ini, cuma manusia yang dapat membaca.


Membaca merupakan fungsi yang paling penting dalam hidup dan dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca.


Anak-anak dapat
membaca sebuah kata ketika usia mereka satu tahun, sebuah kalimat ketika berusia dua tahun, dan sebuah buku ketika berusia tiga tahun. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa ternyata anak yang mengalami cedera otak-pun dapat membaca dengan baik pada usia tiga tahun atau lebih muda lagi, bahkan justru dapat dicurigai bahwa ada sesuatu yang salah yang sedang terjadi pada anak-anak yang sehat, jika di usia tiga tahun seorang anak belum bisa membaca.


Orangtua dan guru tidak perlu merasa takut untuk mengajari anak
membaca sekalipun usia mereka masih satu tahun. Yang perlu diingat adalah bagaimana melakukannya (how to do it). Sebelum melakukan proses ini, hendaknya orangtua dan guru memahami terlebih dahulu faktor-faktor dan hal-hal yang terkait dalam mengajarkan anak membaca.


Dua faktor yang sangat penting dalam mengajar anak adalah:


1. Sikap dan pendekatan orang tua ataupun guru.


2. Waktu belajar (permainan) jangan terlalu lama dan hentikan permainan sebelum anak menginginkan untuk berhenti.


www.hariansumutpos.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar