Kamis, 08 April 2010

Cara Memahami Fotografi Pre Wedding



Istilah fotografi pre wedding punya kesalahan bahasa yang parah. Kata pertamanya memakai bahasa Indonesia, tetapi kata-kata selanjutnya memakai bahasa Inggris. Kalau akan dibuat benar secara tata bahasa, yaitu pre wedding photography, ini justru kesalahan yang makin salah. Fotografer selain di Indonesia akan bingung pada istilah tersebut sebab itu memang sebuah kegiatan fotografi yang tidak lazim.

Pre Wedding Foto muncul di Indonesia dan sampai saat ini hanya lazim di masyarakat Indonesia. Fotografi prewed (begitu biasa disebut) terjadi karena kebiasaan di sini yang ”melebarkan” kegiatan pemotretan perkawinan sampai ke segala segi.

Dunia fotografi dunia mengenal wedding photography dan kegiatan ini hanyalah memotret sepasang pengantin baik saat kegiatan pemberkatan maupun pose sepasang mempelai itu di outdoor maupun di dalam studio. Sementara fotografi prewed yang hanya marak di Indonesia semata memotret sepasang calon pengantin itu untuk berbagai keperluan, seperti untuk menghias undangan, untuk foto yang dipasang di ruang resepsi, dan secara umum hanyalah foto dua manusia yang sedang berbahagia.

Namun, jangan sepelekan bisnis yang terjadi di dunia fotografi prewed ini. Walau dia umumnya satu paket dengan fotografi pernikahannya nanti, fotografi prewed telah menjadi batu loncat ratusan fotografer pemula untuk terjun ke dunia profesional.

Kalau saja Anda akan menikah dalam waktu dekat dan tempat pernikahan Anda cukup fotogenik, seperti Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Blenduk Semarang, atau Gereja Imanuel, Gambir, Jakarta, percayalah, Anda bisa mendapatkan beberapa fotografer gratisan. Mereka adalah pemula dalam bisnis ini dan berniat mengumpulkan portofolio untuk modal kerja selanjutnya. Seorang fotografer yang ingin mendapatkan kerja memotret acara perkawinan wajib punya contoh-contoh pemotretannya agar sang calon klien bisa yakin pada mutu sang fotografer sekaligus bisa memilih tipe-tipe dan gaya pemotretannya.

Pre Wedding Foto mewajibkan seorang fotografer punya daftar tempat-tempat yang bagus untuk latar belakang dan style pemotretan.

Sejalan dengan waktu, saat ini hampir semua tempat, terutama sekitar Jakarta, menuntut pembayaran kalau dipakai untuk pemotretan prewed.

Beberapa kompleks perumahan bahkan memasang tarif sampai tujuh digit rupiah. Sampai saat ini hanya perumahan Springhill di kawasan Kemayoran yang justru mengadaptasi kebutuhan fotografi prewed dengan cuma-cuma.

Dalam memotret prewed, seorang fotografer harus mampu mengarahkan gaya sang calon pengantin (kalau perlu membawa pengarah gaya) serta bisa memanfaatkan keindahan tempat pemotretan dengan maksimal. Namun, kalau tidak waspada, keindahan tempat yang dipakai justru bisa membawa risiko pada kerusakan alat seperti yang terekam di halaman ini.

Inilah hal tersulit bagi seorang pemula untuk menentukan tarif. Kalau Anda akan memulai bisnis fotografi perkawinan dan prewed, mulailah segalanya dengan menentukan berapa Anda akan dibayar. Mutu dan harga haruslah sebanding. Saat ini di Jakarta, rentang biaya fotografi prewed profesional adalah sekitar Rp 1 juta sampai dengan Rp 100 juta.

Fotografi prewed adalah cabang fotografi komersial yang termudah sekaligus tersulit.

citizenimages.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar