Rabu, 07 April 2010

Dekorasi Pelaminan: Hadirkan Keindahan Seni dan Tradisi

Dekorasi pelaminan seringkali dianggap sebagai denyut nadi dalam sebuah pernikahan tradisional. Kesan mewah laksana singgasana raja menjadi kunci utama dalam dekorasi pernikahan, khususnya dekorasi pelaminan. Beragam unsur-yang hadir dalam sebuah dekorasi pelaminan tradisional menjadi penentu keindahan sebuah dekorasi.

Menurut Hary, dekorator dari Rich Art Decoration, kelengkapan sebuah dekorasi tradisional merupakan unsur yang penting. Misalnya, dalam dekorasi
pelaminan adat Jawa, unsur-unsur yang wajib ada selain gebyok atau atap rumah Joglo adalah hadirnya lampu-lampu gantung khas Jawa, gentong, patung Roro Blonyo, kain lurik, dan pernak-pernik khas Jawa lainnya. “Dahulu banyak permintaan dari calon mempelai agar dekorasi pelaminan mereka menggunakan ornamen sketsel, tapi kini sudah ditinggalkan. Calon mempelai kini lebih suka menggunakan gebyok atau atap rumah joglo,” papar Hary.


Unsur-unsur natural seperti aksen bebatuan, tanaman dan bunga-bunga turut hadir menghiasi
dekorasi pelaminan yang diciptakan Hary. Pemilihan warna juga tak kalah penting. Untuk adat Jawa dan Sunda, warna yang dipakai lebih condong ke warna hijau. Sedangkan untuk adat Minangkabau dan daerah Sumatra lainnya, lebih banyak menggunakan warna emas. Namun, tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan warna-warna lain dalam dekorasi pelaminan tradisional. Menghadirkan sebuah seni dan keindahan dari sebuah tradisi dan budaya menjadi sebuah tantangan bagi Hary untuk selalu berkarya.


w3.weddingku.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar